Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
theblue

Apakah 4G Smartfren Bisa Dipasang Di Xiaomi Redmi Note 3 Pro?

Recommended Posts

smartfren.jpg

Setelah sebelumnya admin miuitutorial.com berbagi cara root xiaomi redmi note 3 pro yang paling krusial dan paling sering ditanyakan di sini, selanjutnya admin akan share tutorial bagaimana cara memasangkan 4G smartfren di xiaomi redmi note 3 pro. Emang beneran bisa? smratfren kan CDMA sedangan redmi note 3 pro itu GSM, jelas beda! jangan-jangan mitos lagi..! ya ampun, kayaknya kamu kebanyakan nonton TV dech.. Ini beneran, ini fakta loch, xiaomi redmi note 3 pro yang kamu pegang sekarang bisa menggunakan kartu 4G smartfren, tapi dengan syarat harus melakukan beberapa penyetingan.

Untuk penyetingan itu, admin miuitutorial.com akan membagikannya, jadi simak baik-baiknya dan pastikan area dimana kamu tinggal sudah tercover sinyal 4G smartfren dan satu lagi yang paling sangat penting, pastikan juga kamu memiliki kuota.. hahaha.. Sip, kita langsung mulai saja tutorial agar xiaomi redmi note 3 pro kamu bisa menggunakan 4g Smartfren:

Caranya:
1. Masukkan atau pasangkan kartu 4G smartfren ke redmi note 3 pro kamu. Ingat pasang di SIM 1
2. Buka papan telepon lalu ketikkan *#*#4636#*#* 
3. Setelah itu pilih LTE Only untuk SIM 1 kamu
4. Kemudian tekan tombol "turn off radio" yang ada dibawahnya kemudian tunggu sebentar lalu aktifkan lagi "turn on radio"
5. Secara otomatis akan muncul sinyal 4G smartfren di status bar kamu
6. Masuk Ke Pengaturan > SIM card & Mobile Network > Smartfren > Access Point Names > New APN
7. Kemudian isikan settingan APN seperti ini:

Quote

Nama: smartfren4g
APN: smartfren4g
Username: smartfren4g
Password: smartfren4g

8. Setelah itu simpan atau save pengaturannya
9. Horeee.. xiaomi redmi note 3 pro kamu berhasil menggunakan 4G smartfren

Kok bisa ya, padahal kan beda antara CDMA dan GSM? ini bukan masalah GSM atau CDMA tapi adanya kesamaan frekuensi yang digunakan (tolong dikoreksi ya).. sehingga 4G smartfren bisa digunakan di redmi note 3 pro kamu

Catatan:

  • Perlu diingat 4G smartfren kamu hanya bisa untuk data dan tidak bisa digunakan untuk menelepon dan sms
  • Cara di atas untuk sementara saja sehingga ketika kamu merestat redmi note 3 pro, setingan akan kembali ke pangaturan bawaan atau pabrik
  • Agar tutorial di atas bisa permanen, buka papan ketika lalu tekan *#*#3646633#*#* kemudian pilih network selecting lalu ubah menjadi LTE only

Ternyata cukup sederhana ya melakukan pengaturan agar xiaomi redmi note 3 pro kamu bisa menggunakan 4G Smartfren. Sama sekali tidak butuh aplikasi tambahan.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By astro
      Sejumlah perusahaan jaringan dilaporkan tengah bekerja sama untuk menghadirkan layanan 4G di Bulan. Proyek ini dimulai oleh Vodafone yang bekerja sama dengan Nokia untuk mendukung misi dari PTScientist (Part Time Scientist).
      Sekadar informasi, PTScientist merupakan perusahaan penjelajahan luar angkasa asal Jerman yang tengah menggodok misi penjelajahan ke Bulan. Perusahaan tersebut bakal menjalankan misi ini dengan berkolaborasi bersama Audi untuk membuat rover penjelajah.
      Nantinya, Vodafone dan Nokia akan bekerja sama untuk menyediakan jaringan untuk mendukung misi tersebut. Dikutip dari Engadget, Jumat (2/3/2018), base station Vodafone akan menyediakan jalur komunikasi antara rover di Bulan dengan Bumi.
      Jalur komunikasi itu akan digunakan untuk mengirimkan pencitraan termasuk video dari Bulan. Jaringan 4G ini akan memakai frekuensi 1.800MHz untuk mengirimkan video HD ke Autonomous Landing and Navigation Module (ALINA), yang terhubung ke PT Scientist.
      Sementara, Nokia akan menyediakan perangkat jaringan dengan kualitas luar angkasa yang dibuat sangat ringan. Rencananya, bobot perangkat ini tak lebih dari 1 kg.
      4G sendiri dipilih karena dianggap lebih efisien ketimbang radio analog. Selain itu, jaringan ini memungkinkan terjadinya proses transfer data dalam kapasitas besar. 
      Menurut CTO Nokia, Marcus Weldon, dukungan misi penting tak hanya dari sisi akademis, tetapi juga industri terkait penelitian tentang Bulan. Karena itu, misi yang direncanakan meluncur pada 2019 ini memiliki potensi yang sangat besar.
      Rencana PTScientist
      Rencana PTScientist untuk melakukan misi ke bulan sebenarnya sudah dicanangkan sejak tahun lalu. Mereka menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang nantinya memudahkan astronot bisa melakukan panggilan telepon dari bulan ke bumi.
      PTScientist yang juga sempat menciptakan wahana moon rover untuk Google Lunar XPrize ini memang menuturkan akan mengandalkan teknologi 4G LTE, yakni jaringan yang kini tengah digunakan oleh operator telekomunikasi di seluruh dunia
      "Kami bekerja sama dengan Vodafone untuk menyediakan base station LTE di bulan," kata Karsten Becker, pemimpin pengembangan perangkat elektronik PTScientist seperti dilansir Space.
      Rencananya, PTScientist akan memulai uji coba perdana dengan meluncurkan pesawat luar angkasa (spacecraft) Falcon 9 dengan dua wahana rover dalam orbit berjarak 26.000 mil.
      "Dari situ, ia akan melakukan landing ke bulan dan mengeluarkan dua wahana rover yang akan 'berkomunikasi' ke base station LTE kami," jelas Becker.
      Misi ke Bulan

      Untuk informasi, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara dan perusahaan memang menjadikan Bulan sebagai tujuan penjelajahan. Salah satu negara yang dilaporkan akan mengirimkan manusia ke Bulan adalah Jepang. 
      Rencana perjalanan ke bulan ini terungkap dari sebuah proposal milik Badan Antariksa Jepang atau Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).
      Proposal yang dikirimkan ke Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Pengetahuan, dan Teknologi Jepang, ini berisikan tentang rencana dan misi eksplorasi manusia ke bulan.
      Sementara, prediksi para peneliti Badan Antariksa Eropa (ESA, European Space Agency) menyebut akan bisa menghuni Bulan dalam kurun waktu 23 tahun lagi, tepatnya pada 2040.
      Kira-kira, pada waktu tersebut akan ada sekitar 100 orang yang akan memiliki hunian permanen di Bulan. Konsep hunian di Bulan ini dicetuskan oleh pimpinan peneliti ESA untuk Bulan, Bernard Foing. 
    • By ngesotin

      Khoirul Anwar dianggap gila. Ditertawakan. Bahkan dicemooh. Idenya dianggap muskil. Tak masuk akal. Semua ilmuwan yang berkumpul di Hokkaido, Jepang, itu menganggap pemikiran yang dipresentasikan itu tak berguna.
      Dari Negeri Sakura, Anwar terbang ke Australia. Tetap dengan ide yang sama. Setali tiga uang. Ilmuwan negeri Kanguru itu juga memandangnya sebelah mata. Pemikiran Anwar dianggap sampah.
      Pemikiran Anwar yang ditertawakan ilmuwan itu tentang masalah power atau catu daya pada Wi-Fi. Dia resah. Saban mengakses internet, catu daya itu kerap tak stabil. Kadang bekerja kuat, sekejap kemudian melemah. Banyak orang mengeluh soal ini.
      Tak mau terus mengeluh, Anwar memutar otak. Pria asal Kediri, Jawa Timur, itu ingin memberi solusi. Dia menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan.
      FFT merupakan algoritma yang kerap digunakan untuk mengolah sinyal digital. Anwar memasangkan FFT dengan FFT asli. Dia menggunakan hipotesis, cara tersebut akan menguatkan catu daya sehingga bisa stabil.
      Ide itulah yang diolok-olok ilmuwan pada tahun 2005. Banyak ilmuwan beranggapan, jika FFT dipasangkan, keduanya akan saling menghilangkan. Tapi Anwar tetap yakin, hipotesa ini menjadi solusi keluhan banyak orang itu.
      Ilmuwan Jepang dan Australia boleh mengangapnya sebagai dagelan. Tapi dia tak berhenti. Anwar kemudian terbang ke Amerika Serikat. Memaparkan ide yang sama ke para ilmuwan Paman Sam.
      Tanggapan mereka berbeda. Di Amerika, Anwar mendapat sambutan luar biasa. Ide yang dianggap sampah itu bahkan mendapat paten. Diberi nama Transmitter and Receiver. Dunia menyebutnya 4G LTE. Fourth Generation Long Term Evolution.
      Yang lebih mencengangkan lagi, pada 2008 ide yang dianggap gila ini dijadikan sebagai standar telekomunikasi oleh International Telecommunication Union (ITU), sebuah organisasi internasional yang berbasis di Genewa, Swiss. Standar itu mengacu prinsip kerja Anwar.
      Dua tahun kemudian, temuan itu diterapkan pada satelit. Kini dinikmati umat manusia di muka Bumi. Dengan alat ini, komunikasi menjadi lebih stabil.
      Karya besar ini ternyata diilhami masa kecil Anwar. Dulu, dia suka menonton serial kartun Dragon Ball. Dalam film itu, dia terkesan dengan sang lakon, Son Goku, yang mengeluarkan jurus andalan berupa bola energi, Genkidama.
      Untuk membuat bola tersebut, Goku tidak menggunakan energi dalam dirinya yang sangat terbatas. Goku meminta seluruh alam agar menyumbangkan energi. Setelah terkumpul banyak dan berbentuk bola, Goku menggunakannya untuk mengalahkan musuh yang juga saudara satu sukunya, Bezita.
      Prinsip jurus tersebut menjadi inspirasi bagi Anwar. Dia menerapkannya pada teknologi 4G itu. Jadi, untuk dapat bekerja maksimal, teknologi 4G menggunakan tenaga yang didapat dari luar sumber aslinya.
      ***
      Ya, karya besar ini lahir dari orang desa. Anwar lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 22 Agustus 1978. Dia bukan dari kalangan ningrat. Atau pula juragan kaya. Melainkan dari kalangan jelata.
      Sang ayah, Sudjiarto, hanya buruh tani. Begitu pula sang bunda, Siti Patmi. Keluarga ini menyambung hidup dengan menggarap sawah tetangga mereka di Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang.
      Saat masih kecil, Anwar terbiasa ngarit. Mencari rumput untuk pakan ternak. Pekerjaan ini dia jalani untuk membantu kedua orangtuanya. Dia ngarit saban hari. Setiap sepulang sekolah.
      Meski hidup di sawah, bukan berarti Anwar tak kenal ilmu. Sejak kecil dia bahkan mengenal betul sosok Albert Einstein dan Michael Faraday. Ilmuwan dunia itu. Anwar suka membaca buku-buku mengenai dua ilmuwan tersebut, padahal tergolong berat.
      Hobi ini belum tentu dimiliki anak-anak lain. Dan dari dua tokoh inilah, Anwar menyematkan cita-cita menjadi ‘The Next Einstein’ atau ‘The Next Faraday’.
      Cita-cita tersebut hampir saja musnah. Saat sang ayah meninggal pada tahun 1990. Sang tulang punggung tiada. Siapa yang akan menopang keluarga? Perekonomian sudah tentu tersendat. Padahal kala itu Anwar baru saja menapak sekolah dasar.
      Anwar tentu khawatir, sang ibu tak mampu membiayai sekolah. Apalagi hingga perguruan tinggi. Tapi Anwar memberanikan diri, mengungkapkan keinginan bersekolah setinggi mungkin kepada sang ibu. Kepada emak.
      Anwar menyiapkan diri. Sudah siap apabila sang emak menyatakan tidak sanggup. Tapi jawaban yang dia dengar di luar dugaan. Bu Patmi malah mendorongnya untuk bersekolah setinggi mungkin.
      “Nak, kamu tidak usah ke sawah lagi. Kamu saya sekolahkan setinggi-tingginya sampai tidak ada lagi sekolah yang tinggi di dunia ini,” ucap Anwar terbata, karena tak kuasa menahan haru saat mengingat perkataan emaknya itu.
      Perkataan itu menjadi bekal Anwar untuk melanjutkan langkah meraih mimpi. Lulus SD, dia diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kunjang. Kemudian dia meneruskan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Kediri. Salah satu sekolah favorit di Kota Tahu itu.
      Saat SMA itulah dia memilih meninggalkan rumah. Dia tinggal di rumah kost, tidak jauh dari sekolah. Jarak rumah dengan sekolah memang lumayan jauh. Dia sadar pilihan ini akan menjadi beban sang ibu.
      Masalah itu membuat Anwar harus memutar otak. Dia lalu memutuskan untuk tidak sarapan demi menghemat pengeluaran. Tetapi, itu bukan pilihan tepat. Prestasi Anwar turun lantaran jarang sarapan.
      “Karena tidak sarapan, setiap jam sembilan pagi kepala saya pusing,” kata dia.
      Kondisi Anwar sempat terdengar oleh ibu salah satu temannya. Merasa prihatin dengan kondisi Anwar, ibu temannya itu menawari dia tinggal menumpang secara gratis. Anwar tidak perlu lagi merasakan pusing saat sekolah. Sarapan sudah terjamin dan prestasi Anwar kembali meninggi.
      Lulus dari SMA 2 Kediri, Anwar lalu melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia diterima sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan ditetapkan sebagai lulusan terbaik pada 2000. Dia kemudian mengincar beasiswa dari Panasonic dan ingin melanjutkan ke jenjang magister di sebuah universitas di Tokyo.
      Sayangnya, Anwar tidak lolos seleksi universitas tersebut. Dia merasa malu dan tidak ingin dipulangkan. Alhasil, dia memutuskan beralih ke Nara Institute of Science and Technology NAIST dan diterima.
      Di universitas tersebut, Anwar mengembangkan tesis mengenai teknologi transmitter dan menggarap disertasi bertema sama dalam program doktoral di universitas yang sama pula.
      Dan Anwar, kini telah menelurkan karya besar. Temuan yang ditertawakan itu dinikmati banyak orang. Termasuk para ilmuwan yang mengolok-olok dulu.
    • By RendyGunawan

      Mobile World Congress (MWC) 2016 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol, pada 22 Februari hingga 25 Februari telah resmi berakhir. Untuk pertama kalinya sejak pertama digelar 29 tahun lalu, jumlah pengunjung tercatat melebihi 100.000 orang.

      Sebanyak 2.200 perusahaan ikut serta dalam ajang eksebisi akbar yang mempersatukan para pelaku industri mobile di ruang-ruang pameran seluas lebih dari 33.000 meter persegi. Dengan skala sebesar itu, tentu ada banyak hal menarik yang bisa ditemukan.

      Apa saja? Berikut ini delapan di antaranya yang ditemukan oleh KompasTekno saat menelusuri arena MWC 2016.

      5G

      Sama seperti tahun sebelumnya, sejumlah pemain utama di industri telekomunikasi berlomba memamerkan perkembangan terbaru di ranah teknologi seluler generasi ke-5 atau 5G, termasuk Qualcomm, Nokia, Ericsson, ZTE, dan SK Telecom.
       

       
      Aneka macam teknologi wireless terbaru dipakai demi menghadirkan kecepatan transfer luar biasa di jaringan 5G, sepertimassive MIMO dan Millimeter Wave. 

      Dengan kecepatan transfer mencapai puluhan gigabit per detik dan latencysangat rendah, jaringan seluler generasi ke-5 ini nantinya tak hanya memungkinkan konsumsi konten berukuran besar seperti virtual reality mobile, namun juga membuka peluang untuk pengembangan skenario penggunaan lain seperti smart city dansmart home yang serba terkoneksi. 

      Meski sudah ramai dibicarakan di arena MWC, teknologi 5G sendiri sebenarnya belum distandardisasi. Masih perlu waktu beberapa tahun sebelum konsumen bisa menikmati aneka janji 5G. 

      Badan standardisasi mobile global GSMA selaku inisiator MWC memperkirakan jaringan 5G baru akan mulai digelar pada 2020 mendatang. Untuk sekarang, para pelaku industri mobile masih sibuk bereksperimen dengan teknologi masing-masing.

      Virtual reality

      Sejumlah pabrikan gadget mengangkat virtual reality (VR) sebagai salah satu tema utama. Teknologi ini diterapkan dalam bentuk headset, kamera, serta konten khusus yang memungkinkan pandangan 360 derajat ke segala arah layaknya di dunia nyata.
       

       
      Vendor gadget seperti LG dan Samsung masing-masing memperkenalkan kamera 360 derajat yang bisa dipakai untuk mengambil foto dari segala penjuru. Foto ini kemudian akan “dijahit” secara otomatis oleh gadget berkecepatan tinggi (dalam hal ini smartphone Galaxy S7 dan LG G5) untuk kemudian dinikmati melalui kacamata VR.

      Soal kacamata VR, para vendor tak ketinggalan menyediakan fasilitas untuk menjajal teknologi VR buatannya. Supaya lebih terkesan real, headset dipadukan dengan platform “4D” berupa kursi yang akan bergoyang sesuai tampilan VR pada headset.

      Samsung dan LG menyajikan VR bertemaroller coaster yang ramai diantre oleh pengunjung MWC 2016 yang penasaran. Ada pula SK Telecom yang membawa tema lain dalam bentuk “kapal selam” mini yang mengajak penggunanya menyelam di kedalaman laut. 

      lain headset VR, kamera 360 derajat juga ramai dipertunjukkan di arena MWC 2016, seperti salah satunya dari LG dalam foto ini
      VR mobile yang menggunakan smartphoneatau gadget lain sebagai perantara utama ramai didengung-dengungkan sebagai tren masa depan oleh para pelaku industrimobile.

      CEO Facebook Mark Zuckerberg meramal bahwa VR bakal menjadi evolusi berikutnya di internet setelah teks, foto, dan video. Sementara, Qualcomm mengatakan bahwa chipset high-end buatannya yang tertanam di flagship masa kini memiliki tenaga yang cukup untuk menjalankan VR dengan mulus.

      Robot dan drone

      Teknologi terkait robot dan dronesebenarnya tak terlalu banyak ditampilkan di arena MWC 2016, tapi tetap saja terdapat beberapa yang menarik.

      LG misalnya, menampilkan Rolling Bot, sebuah robot lucu berbentuk bundar yang bisa dikendalikan dari jauh dan dilengkapi kamera untuk keperluan home surveillance.

      Bobot LG Rolling Bot yang berbentuk bundar serta bisa berperan sebagai teman main hewan peliharaan dan home surveillance sekaligus
      Rolling Bot juga disebut bisa menjadi “teman ideal” untuk kucing peliharaan karena perangkat unik ini juga dilengkapi dengan laser pointer yang bisa menarik perhaitan hewan berbulu itu.

      Pabrikan chip seperti Qualcomm dan Intel turut menampilkan teknologi masing-masing terkait perkembangan drone. Qualcomm mengusung platformSnapdragon Flight yang diklaim bisa mengurangi berat dan ukuran drone dengan menyatukan aneka fungsi ke dalam satu board berbasis Snapdragon 801. Sementara, Intel memiliki visi menghubungkan drone dengan jaringan 5G, dipadu pula dengan teknologi Real Sense milik pabrikan ini yang mampu menghindari tabrakan.

      Jutaan drone nantinya akan bisa dikendalikan lewat jaringan seluler dan dipakai untuk melakukan banyak hal dalam skenario smart city, seperti mengantar barang, pengawasan, dan lain sebagainya. 

      Internet of Things

      Tak ketinggalan berbagai inovasi terkait Internet of Things (IoT) yang menampilkan berbagai jenis perangkat ikut terhubung ke jaringan internet, mulai dari meteran listrik, kulkas, hingga mobil sport. Beberapa konsep tampak sedikit absurd.

      Samsung, misalnya, menampilkan sepatu pintar yang bisa menganalisa gerak langkah kaki pengguna. Ada pula Oral-B yang memiliki sikat gigi pintar dengan sensor lokasi.

      Salah satu perkembangan yang banyak mendapat sorotan di bidang ini adalah Narrowband Intenet of Things (NB-IoT) yang hanya membutuhkan daya sangat rendah untuk beroperasi karena hanya mengirim data sesekali saat diperlukan. NB-IoT diproyeksikan bisa dipakai di skenario smart city seperti pengendalian lampu kota, pencarian lokasi parkir untuk para pengemudi kendaraan, serta pemantauan listrik dan air di rumah-rumah pintar.

      Kunci dari pengembangan IoT di masa depan adalah ketersediaan jaringan 5G yang bakal menyediakan cakupan lebih menyeluruh dan reliability lebih tinggi dibandingkan teknologi 4G yang ada saat ini.

      Zuckerberg dan Hamilton

      Dua tokoh terkenal dari bidang berbeda turut meramaikan MWC 2016, yakni pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg serta pembalap F1 dari tim Mercedes, Lewis Hamilton.

      Hadir dalam acara peluncuran Galaxy S7 dan sebuah sesi keynote, Zuckerberg membahas berbagai macam hal terkait industri telekomunikasi yang menjadi perhatiannya, mulai dari internet 5G dengan drone dan laser, regulasi OTT, hingga virtual reality. Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg berbicara di hadapan pengunjung dalam sesi keynote MWC 2016

      Menurut Zuckerberg, jaringan 5G nantinya bakal membuka peluang untuk penggunaan virtual reality di kehidupan sehari-hari para pengguna media sosial.

      Teknologi ini memungkinkan pengalaman yang lebih menyeluruh dibanding foto atau video biasa sehingga berbagi momen terasa seolah benar-benar hadir di lokasi.

      Pembalap F1 Lewis Hamilton menengok mobil dari tim Mercedes yang ikut diboyong ke panggung MWC 2016

      Di samping itu, Zuckerberg turut menghimbau para pelaku industri telekomunikasi agar tak cuma memajukan internet cepat bagi sebagian orang di negara kaya, melainkan juga mendorong pemerataan internet di bagian-bagian dunia yang belum terhubung ke jaringan global itu.

      Adapun Hamilton datang ke lokasi dengan “ditemani” salah satu mobil FI yang dipakainya menjuarai Gran Prix di AS tahun lalu. Dia berbicara soal kemajuan teknologi wireless yang banyak membantu tim Mercedes menangani data dari aneka sensor yang terpasang di mobil.

      Peluncuran aneka gadget baru

      Selain berfungsi sebagai ajang pamer teknologi terbaru, MWC 2016 juga ramai dimanfaatkan para vendor gadget untuk memperkenalkan produk andalan berikutnya dari dapur masing-masing. 

      Bahkan sebelum MWC 2016 resmi dimulai, Samsung sudah lebih dulu memperkenalkan duo flagship terbarunya, Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge. Tak mau ketinggalan, LG ikut meluncurkansmartphone G5 berikut aneka gadget pendampingnya seperti kamera 360 derajat dan headset VR.

      Sony dan HTC masing-masing memperkenalkan sejumlah handset mid-range, yakni Xperia X dan Xperia A serta Desire 530, Desire 630, dan Desire 825. Ada pula Huawei yang tak meluncurkansmartphone, melainkan tablet baru bernama MateBook yang dilengkapikeyboard lipat dan stylus. 

       
      Vice President Global Xiaomi Hugo Barra memperkenalkan produk andalan baru pabrikan asal China itu, Mi5

      Menjelang akhir gelaran MWC 2016, pabrikan gadget asal China, Xiaomi, turut memperkenalkan smartphone high-endterbarunya, Mi5.

      Sebagian model smartphone yang diperkenalkan, termasuk LG G5, Samsung Galaxy S7, dan Xiaomi Mi5 mengandalkanchip Snapdragon 820 sebagai dapur pacunya. Prosesor ini dikenal memiliki kinerja tinggi sekaligus konektivitas mumpuni dengan model LTE cat. 12 terintegrasi.

      “Taman” Android

      MWC 2016 turut menyediakan sejumah area outdoor berisi aneka kafe dan restoran untuk para pengunjung yang ingin melepas penat. Seperti tahun sebelumnya, Google membuka “taman” Android yang menyajikan berbagai hal menarik untuk dicoba.

       
      Taman Android yang berada di area outdoor antara hall 2 dan hall 3 MWC 2016 ditandai maskot robot hijau
      Selain kedai yang menawarkan smoothie gratis, ada area “Androidify Yourself” tempat pengunjung bisa menciptakan karakter Android bikinan sendiri. Karakter Android ini nantinya dicetak menjadi badge holder dan termos air minum yang bisa dibawa pulang.

      Pengunjung meracik karakter Android bikinan sendiri di Taman Android

      Karakter Android ciptaan sendiri di Taman Android bisa dicetak ke tumbler yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung
      Di samping itu, area booth dari setiap perusahaan yang menjalankan OS Android di produknya memiliki “maskot” Android. Di sini, pengunjung bisa mengambil sebuah pin  Adroid yang unik untuk setiap perusahaan. 

      Startup Indonesia

      Di antara ribuan perusahaan peserta MWC 2016, ternyata ada satu yang berasal dari Indonesia, yakni startup Clean Messaging besutan Anton Nasser dan R. Ari Sudrajat.

      Clean Messaging menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang hadir di MWC 2016
      Startup dua pengembang ini merupakan satu-satunya yang berasal dari Indonesia. Clean Messaging adalah aplikasi filter SMS spam yang secara otomatis akan menyaring SMS berbau promosi, iklan, penipuan, atau phising dari ponsel tempatnya terpasang.

      Dengan hadir di MWC 2016, Clean Messaging berharap bisa menjalin kerjasama dengan operator-operator telekomunikasi dan vendor gadget yang banyak hadir di acara tersebut.   Sumber: kompas.com
    • By qbonk

      Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini
      Setelah meraih 3 juta pelanggan 4G LTE pada 2015 di 35 kota, perusahaan telekomunikasi XL Axiata menargetkan punya 9 juta pelanggan 4G LTE sampai akhir 2016 dengan 85 kota yang akan jadi target pasar layanan Internet kecepatan tinggi.
      Upaya menambah jumlah pengguna 4G LTE ini tentu didukung oleh perluasan infrastruktur 4G di Pulau Jawa dan luar Jawa yang dinilai potensial. Saat ini XL mengoperasikan sekitar 3.134 BTS 4G di Indonesia.
      XL menganggarkan belanja modal atau Capex Rp 7 triliun di 2016 yang sebagian besar dialokasikan untuk membangun infrastruktur 4G LTE, kata Dian Siswarini, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata. 
      Sebanyak 60 persen anggaran untuk infrastruktur itu bakal dipakai untuk memperluas 4G LTE dan 40 persen untuk infrastruktur 3G. Mereka memutuskan tak lagi memperluas jaringan 2G.
      "Investasi fokus ke 4G LTE. Kita akan banyak bermain di konten video," kata Dian dalam pemaparan kinerja perusahaan di Pulau Belitung, Rabu (17/2).
      Data atau Internet jadi layanan yang diutamakan karena trafiknya di tahun 2015 tumbuh 54 persen dari tahun ke tahun. Pengguna layanan data XL saat ini sebesar 22,5 juta atau 54 persen dari total pelanggan XL yang mencapai 41,5 juta pengguna.
      XL mencatat pendapatan turun 2,47 persen menjadi Rp22,88 triliun pada 2015 dari Rp23,46 triliun di 2014. 
      Pendapatan ini disumbang dari layanan suara Rp 8,27 triliun, SMS Rp 3,89 triliun, data dan VAS Rp 7,027 triliun, interkoneksi dan roaming internasional Rp 2,38 triliun.
      XL mencatat rugi bersih sebesar Rp 25 miliar yang terutama disebabkan dampak forex dari penguatan dolar AS. Kerugian ini menyusut dibandingkan 2014 sebesar Rp 804 miliar. Menyesuaikan dampak itu, XL mencatat laba bersih yang dinormalisasi sebesar Rp 51 miliar di 2015.
      Untuk mendorong pemakaian 4G LTE, salah satu langkah yang ditempuh adalah meluncurkan aplikasi Tribe untuk layanan streaming video. Di sini XL bakal menyediakan fasilitas pembayaran dengan metode potong pulsa yang sekaligus bakal meningkatkan pendapatan.
      Dian berkata juga akan mendorong ketersediaan perangkat 4G dengan membundling layanan Internet XL bersama ponsel 4G dari berbagai merek.
      Penetrasi smartphone XL telah tumbuh dan berkembang sebesar 42 persen pada akhir 2015. Pengguna smartphone XL tumbuh 10 persen dari tahun ke tahun dan mencapai jumlah 17,7 juta pengguna. 
    • By c0d1ng
      Perusahaan teknologi LG asal Korea Selatan mengumumkan versi baru dari Watch Urbane, sebuah jam tangan pintar berbasis Android Wear yang dibekali konektivitas 4G LTE.
      Generasi kedua Watch Urbane ini dibekali dengan jaringan seluler sehingga ia dibekali dengan lubang untuk tempat kartu SIM jenis Nano.
      Dengan demikian, pengguna tak perlu lagi menghubungkan jam tangan pintar dengan ponsel pintar melalui koneksi Bluetooth karena Watch Urbane telah dibekali dengan kartu SIM sendiri sehingga dapat memberi semua notifikasi.
      Pengguna juga dapat menerima panggilan telepon dari jam tangan, serta terdapat tombol atas dan bawah di tengah tombol utamanya untuk memberi akses cepat ke fitur tertentu.
      Tombol atas dan bawah inilah yang jadi pembeda Watch Urbane terbaru dengan versi sebelumnya yang hanya dibekali dengan satu tombol tengah.
      Selain itu, Watch Urbane juga ditingkatkan resolusi layarnya menjadi 348 pixel per inci dan ada dukungan sensor GPS untuk pelacakan lokasi.
      Sejauh ini, LG belum mengungkap harga dan ketersediaan produk ini dan perusahaan menjanjikan bakal segera mengungkapnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy