Jump to content
Sign in to follow this  
c0d1ng

My Blue Bird Aplikasi Semacam Uber, Grab atau Gojek dari Blue Bird Group

Recommended Posts

dou-my-bluebird-digitalmarketing-featured.jpg

Tidak mau ketinggalan zaman, Blue Bird Group akhirnya meluncurkan aplikasi secara online dengan nama My Blue Bird untuk pemesanan taksi reguler.  Aplikasi tersebut tentunya dapat diunduh dan dipergunakan untuk pemesanan taksi Blue Bird.

Sebenarnya sistem online Blue Bird sudah ada sejak tahun 2011, namun karena belum terlalu dikenal. Namun perlahan dengan maraknya sistem transportasi online, Blue Bird melakukan inovasi terhadap aplikasinya.

Dengan adanya sistim online terbaru ini, tamu taksi Blue Bird Group tinggal menunggu di lokasi pemesanan saja. Taksi Blue Bird Group yang akan menghampiri tamunya ke lokasi pemesanan tersebut.

“Kami ingin berubah dan terus berinovasi secara berkesinambungan agar mendapat memberikan pelayanan terbaik. Peluncuran aplikasi terbaru ini kami harap bisa memanjaan pelanggan,” ujar Ir. Sigit Priawan Djokosoetono, MBA Direktur Blue Bird Group Holding dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (19/5).

Sigit berharap masukan dari berbagai pihak dari media dan juga blogger untuk terus menyempurnakan aplikasi agar mudah dipakai pelanggan.

Peluncuran aplikasi terbaru ini mendapat apresiasi dari Kepala Badan Ekonomi Kreatif dijabat oleh Triawan Munaf. Dia mengaku senang dengan inovasi yang dilakukan Blue Bird, yang sudah menjadi langganan transportasinya sejak lama.

“Inovasi tidak boleh berhenti dan harus terus dilakukan. Ini yang dilakukan Blue Bird. Saya memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan Blue Bird. Mudah-mudahan ini akan semakin memanjakan pelanggannya,” ujar Triawan.

Sistim online yang dipergunakan di Blue Bird Group tidak hanya untuk aplikasi untuk penumpang saja. Tetapi di kantor pusat, semua kendaraan taksi Blue Bird Group sudah dapat dipantau keberadaannya secara online oleh kantor pusat Blue Bird Group.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By abditrass
      Kota Bogor
      Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
      iklan :
      https://abditrass.blogspot.com
       
       
       
      Jump to navigation Jump to search
      Bogor beralih ke halaman ini. Untuk Kabupaten yang bernama sama, lihat pula Kabupaten Bogor. Untuk kegunaan lain dari Bogor, lihat Bogor (disambiguasi).
      Kota Bogor
      ᮊᮧᮒ ᮘᮧᮌᮧᮁ
      Kota Buitenzorg
      Kota di Indonesia

      Lambang
      Semboyan: Tegar Beriman

      Peta lokasi Kota Bogor
      Negara Indonesia
      ProvinsiJawa Barat
      Hari jadi3 Juni 1482
      Koordinat106°48' BT dan 6°26' LS
      Pemerintahan
       • Sekretaris DaerahAde syarif
      Luas
       • Total118.50 km2 (45.75 sq mi)
      Peringkat luas54
      Populasi (2015)[1]
       • Total1.030.720
       • Peringkat12
       • Peringkat16
      Demografi
       • Suku bangsaSunda, Jawa, Minang, Batak, Tionghoa
       • AgamaIslam 83.37%
      Katolik 9.37%
      Kristen Protestan 4.60%
      Budha 1.16%
      Hindu 0.5%
       • BahasaSunda
      Indonesia
       
      iklan :
      https://abditrass.blogspot.com
       
       
       
      Zona waktuWIB (UTC+7)
      Kode telepon0251
      Kecamatan6
      Kelurahan68
      Situs webwww.kotabogor.go.id
      Kota Bogor (Sunda: ᮊᮧᮒ ᮘᮧᮌᮧᮁ) adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak 59 km sebelah selatan Jakarta, dan wilayahnya berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor. Dahulu luasnya 21,56 km², namun kini telah berkembang menjadi 118,50 km² dan jumlah penduduknya 1.030.720 jiwa (2014). Bogor dikenal dengan julukan kota hujan, karena memiliki curah hujan yang sangat tinggi. Kota Bogor terdiri atas 6 Kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah 68 Kelurahan. Pada masa Kolonial Belanda, Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg (pengucapan: boit'n-zôrkh", bœit'-) yang berarti "tanpa kecemasan" atau "aman tenteram".
      Hari jadi Kabupaten Bogor dan Kota Bogor diperingati setiap tanggal 3 Juni, karena tanggal 3 Juni 1482 merupakan hari penobatan Prabu Siliwangi sebagai raja dari Kerajaan Pajajaran.
      Bogor (berarti "enau") telah lama dikenal dijadikan pusat pendidikan dan penelitian pertanian nasional. Di sinilah berbagai lembaga dan balai penelitian pertanian dan biologi berdiri sejak abad ke-19. Salah satunya yaitu, Institut Pertanian Bogor, berdiri sejak awal abad ke-20.
      Kota Bogor memiliki banyak icon wisata, salah satunya Kebun Raya Bogor yang dikelilingnya mulai dijadikan sarana olahraga baru "Jogging" oleh warga Bogor semenjak wali kota Bima Arya membenahi pedestrian di sekeliling Kebun Raya Bogor menjadi lebih lebar dan lebih menarik.
      Daftar isi
      1 Letak
      1.1 Batas Wilayah
      2 Pembagian Administratif
      3 Iklim, topografi, dan geografi
      4 Sejarah
      4.1 Abad ke lima
      4.2 Kerajaan Sunda
      4.3 Zaman Kolonial Belanda
      4.4 Kebun Raya Bogor
       
      iklan :
      https://abditrass.blogspot.com
       
       
       
      4.5 Hindia Belanda
      4.6 Zaman Jepang
      4.7 Masa kemerdekaan
      5 Perwakilan
      6 Kuliner Khas Kota Bogor
      6.1 Masakan
      6.2 Minuman
      7 Tempat-tempat menarik dan pariwisata
      7.1 Wisata dan rekreasi
      7.2 Kolam renang
      7.3 Stasiun kereta dan terminal bus
      7.4 Daftar angkutan kota
      7.5 TransPakuan
      7.6 Tempat ibadah
      7.7 Museum dan perpustakaan
      7.8 Pusat Perbelanjaan dan Oleh-oleh khas Bogor
      8 Kota kembar
      9 Galeri
      10 Televisi
      11 Radio
      12 Lihat pula
      13 Referensi
      14 Pranala luar
      Letak
      Kota Bogor terletak di antara 106°43’30”BT - 106°51’00”BT dan 30’30”LS – 6°41’00”LS serta mempunyai ketinggian rata-rata minimal 190 meter, maksimal 350 meter dengan jarak dari ibu kota kurang lebih 60 km.
      Batas Wilayah
      Kota Bogor berbatasan dengan Kecamatan-kecamatan dari Kabupaten Bogor sebagai berikut:
      UtaraCilebut, Bojong Gede, dan Kemang
      TimurSukaraja dan Ciawi
      SelatanCijeruk dan Caringin
      BaratKemang, Ciomas dan Dramaga
      Pembagian Administratif
      Kecamatan di Kota Bogor adalah:
      Bogor Barat
      Bogor Selatan
      Bogor Tengah
      Bogor Timur
      Bogor Utara
      Tanah Sareal
      Iklim, topografi, dan geografi
      Kota Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330 m dari permukaan laut. Udaranya relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata setiap bulannya adalah 26 °C dan kelembaban udaranya kurang lebih 70%. Suhu rata-rata terendah di Bogor adalah 21,8 °C, paling sering terjadi pada Bulan Desember dan Januari. Arah mata angin dipengaruhi oleh angin muson. Bulan Mei sampai Maret dipengaruhi angin muson barat.
      Kemiringan Kota Bogor berkisar antara 0–15% dan sebagian kecil daerahnya mempunyai kemiringan antara 15–30%. Jenis tanah hampir di seluruh wilayah adalah latosol coklat kemerahan dengan kedalaman efektif tanah lebih dari 90 cm dan tekstur tanah yang halus serta bersifat agak peka terhadap erosi. Bogor terletak pada kaki Gunung Salak dan Gunung Gede sehingga sangat kaya akan hujan orografi. Angin laut dari Laut Jawa yang membawa banyak uap air masuk ke pedalaman dan naik secara mendadak di wilayah Bogor sehingga uap air langsung terkondensasi dan menjadi hujan. Hampir setiap hari turun hujan di kota ini dalam setahun (70%) sehingga dijuluki "Kota Hujan". Keunikan iklim lokal ini dimanfaatkan oleh para perencana kolonial Belanda dengan menjadikan Bogor sebagai pusat penelitian botani dan pertanian, yang diteruskan hingga sekarang.
       
      iklan :
      https://abditrass.blogspot.com
       
       
       
      [sembunyikan]Data iklim Kota Bogor
      BulanJanFebMarAprMeiJunJulAgtSepOktNovDesTahun
      Rekor tertinggi °F9197939099100979399959790100
      Rata-rata tertinggi °F77777979797979798181797779
      Rata-rata harian °F72727272727272727273727272
      Rata-rata terendah °F64646464646463636364646464
      Rekor terendah °F52484850505545375550525037
      Presipitasi inci9.849.137.177.174.061.850.982.092.763.787.767.8764,45
      Rekor tertinggi °C33363432373836343735363238
      Rata-rata tertinggi °C25252626262626262727262526
      Rata-rata harian °C22222222222222222223222222
      Rata-rata terendah °C18181818181817171718181818
      Rekor terendah °C119910101373131011103
      Presipitasi mm25023218218210347255370961972001.637
      [butuh rujukan]
      BulanJanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDesTahun
      Jumlah hari hujan21212118128768132021176
      Rata-rata kecepatan angin (km/jam)5555555554455
      Kecepatang angin maksimum (km/jam)3744115767254619346745946115
      Kedudukan geografi Kota Bogor di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor serta lokasinya yang dekat dengan ibu kota negara, Jakarta, membuatnya strategis dalam perkembangan dan pertumbuhan kegiatan ekonomi. Kebun Raya dan Istana Bogor merupakan tujuan wisata yang menarik. Kedudukan Bogor di antara jalur tujuan Puncak/Cianjur juga merupakan potensi strategis bagi pertumbuhan ekonomi.
      Kota Bogor mempunyai luas wilayah 118,5 km². Di kota ini juga mengalir beberapa sungai yang permukaan airnya jauh di bawah permukaan dataran, yaitu: Ci (Sungai) Liwung, Ci Sadane, Ci Pakancilan, Ci Depit, Ci Parigi, dan Ci Balok. Topografi yang demikian menjadikan Kota Bogor relatif aman dari bahaya banjir alami.
       
      iklan :
      https://abditrass.blogspot.com
       
       
       
      Sejarah
      Abad ke lima
      Bogor ditilik dari sejarahnya adalah tempat berdirinya Kerajaan Hindu Tarumanagara di abad ke lima. Beberapa kerajaan lainnya lalu memilih untuk bermukim di tempat yang sama dikarenakan daerah pegunungannya yang secara alamiah membuat lokasi ini mudah untuk bertahan terhadap ancaman serangan, dan di saat yang sama adalah daerah yang subur serta memiliki akses yang mudah pada sentra-sentra perdagangan saat itu. Namun hingga kini, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh beberapa arkeolog ternama seperti Prof. Uka Tjandrasasmita, keberadaan tempat dan situs penting yang menyatakan eksistensi kerajaan tersebut.
      Kerajaan Sunda
      Di antara prasasti-prasasti yang ditemukan di Bogor tentang kerajaan-kerajaan yang silam, salah satu prasasti tahun 1533, menceritakan kekuasaan Raja Prabu Surawisesa dari Kerajaan Sunda. Prasasti ini dipercayai memiliki kekuatan gaib dan keramat, sehingga dilestarikan sampai sekarang. Kerajaan Pajajaran memiliki pengaruh kekuasaan tidak hanya seluas Jawa Barat, Jakarta dan Banten tetapi juga mencakup wilayah Lampung. Kerajaan Sunda yang beribukota di Pajajaran juga mencakup wilayah bagian selatan pulau Sumatera. Setelah Pajajaran diruntuhkan oleh Kesultanan Banten maka kekuasaan atas wilayah selatan Sumatera dilanjutkan oleh Kesultanan Banten.[2]
      Pakuan atau Pajajaran yang merupakan ibu kota pemerintahan Kerajaan Sunda (yang sering disebut juga sebagai Kerajaan Pajajaran sesuai nama ibukotanya) diyakini terletak di Kota Bogor, dan menjadi pusat pemerintahan Prabu Siliwangi (Sri Baduga Maharaja Ratu Haji I Pakuan Pajajaran) yang dinobatkan pada 3 Juni 1482. Hari penobatannya ini diresmikan sebagai hari jadi Bogor pada tahun 1973 oleh DPRD Kabupaten dan Kota Bogor, dan diperingati setiap tahunnya hingga saat ini.[3]
      Zaman Kolonial Belanda
      Setelah penyerbuan tentara Banten, catatan mengenai Kota Pakuan hilang, dan baru ditemukan kembali oleh ekspedisi Belanda yang dipimpin oleh Scipio dan Riebeck pada tahun 1687. Mereka melakukan penelitian atas Prasasti Batutulis dan beberapa situs lainnya, dan menyimpulkan bahwa pusat pemerintahan Kerajaan Pajajaran terletak di Kota Bogor.
       
      iklan :
      https://abditrass.blogspot.com
       
       
      Pada tahun 1745, Gubernur Jenderal Gustaaf Willem baron van Imhoff membangun Istana Bogor seiring dengan pembangunan Jalan Raya Daendels yang menghubungkan Batavia dengan Bogor. Bogor direncanakan sebagai sebagai daerah pertanian dan tempat peristirahatan bagi Gubernur Jenderal. Dengan pembangunan-pembangunan ini, wilayah Bogor pun mulai berkembang.
      Setahun kemudian, van Imhoff menggabungkan sembilan distrik (Cisarua, Pondok Gede, Ciawi, Ciomas, Cijeruk, Sindang Barang, Balubur, Dramaga, dan Kampung Baru) ke dalam satu pemerintahan yang disebut Regentschap Kampung Baru Buitenzorg. Di kawasan itu van Imhoff kemudian membangun sebuah Istana Gubernur Jenderal. Dalam perkembangan berikutnya, nama Buitenzorg dipakai untuk menunjuk wilayah Puncak, Telaga Warna, Megamendung, Ciliwung, Muara Cihideung, hingga puncak Gunung Salak, dan puncak Gunung Gede.
      Kebun Raya Bogor
      Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kebun Raya Bogor
      Patung Wanita desa dipinggir kolam penghias Istana Bogor, oleh pematung Indonesia, Trubus Sudarsono.
      Ketika VOC bangkrut pada awal abad ke sembilan belas, wilayah nusantara dikuasai oleh Inggris di bawah kepemimpinan Gubernur Jenderal Thomas Raffles yang merenovasi Istana Bogor dan membangun tanah di sekitarnya menjadi Kebun Raya (Botanical Garden). Di bawah Raffles, Bogor juga ditata menjadi tempat peristirahatan yang dikenal dengan nama Buitenzorg yang diambil dari nama salah satu spesies palem.
      Hindia Belanda
      Setelah pemerintahan kembali kepada pemerintah Belanda pada tahun 1903, terbit Undang-Undang Desentralisasi yang menggantikan sistem pemerintahan tradisional dengan sistem administrasi pemerintahan modern, yang menghasilkan Gemeente Buitenzorg.
      Pada tahun 1925, dibentuk provinsi Jawa Barat (provincie West Java) yang terdiri dari 5 karesidenan, 18 kabupaten, dan kotapraja (stadsgemeente). Buitenzorg menjadi salah satu stadsgemeente.
      Zaman Jepang
      Pada masa pendudukan Jepang pada tahun 1942, pemerintahan Kota Bogor menjadi lemah setelah pemerintahan dipusatkan pada tingkat karesidenan.
      Masa kemerdekaan
      Pada tahun 1950, Buitenzorg menjadi Kota Besar Bogor yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 16 tahun 1950.[4]
      Pada tahun 1957, nama pemerintahan diubah menjadi Kota Praja Bogor, sesuai Undang-Undang nomor 1 tahun 1957.[5]
      Kota Praja Bogor berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Bogor, dengan Undang-Undang nomor 18 tahun 1965 dan Undang-Undang nomor 5 tahun 1974.[6][7]
      Kotamadya Bogor berubah menjadi Kota Bogor pada tahun 1999 dengan berlakunya Undang-Undang nomor 22 tahun 1999.[8]
      Perwakilan
      DPRD Kota Bogor hasil Pemilihan umum legislatif 2014 tersusun dari 11 partai, dengan perincian sebagai berikut:
      PartaiKursi
      PDI-P8
      Partai Golkar6
      Partai Gerindra6
      PKS5
      Partai Demokrat5
      PPP5
      Partai Hanura4
      PAN3
      Partai NasDem1
      PKB1
      PBB1
      Total45
      Kuliner Khas Kota Bogor
      Masakan
      Kota Bogor mempunyai bermacam-macam masakan khas, yaitu:
      Soto Bogor
      Cungkring
      Doclang
      Gepuk Karuhun
      Ikan Balita
      Asinan Bogor
      Toge Goreng
      Roti Unyil
      Laksa Bogor
      Lapis Bogor[9]
      Minuman
      Kota Bogor mempunyai bermacam-macam minuman khas, yaitu:
      Es Pala
      Bir Kocok
      Tempat-tempat menarik dan pariwisata
      Beberapa tempat menarik di Kota Bogor, di antaranya adalah:
      Wisata dan rekreasi
      Kebun Raya Bogor
      Sebuah kebun penelitian besar yang terletak di Kota Bogor, Indonesia. Luasnya mencapai 80 hektare dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. Saat ini Kebun Raya Bogor ramai dikunjungi sebagai tempat wisata, terutama hari Sabtu dan Minggu. Di sekitar Kebun Raya Bogor tersebar pusat-pusat keilmuan yaitu Herbarium Bogoriense, Museum Zoologi, dan IPB.
      Istana Bogor
      Salah satu dari enam Istana Presiden Republik Indonesia yang mempunyai keunikan tersendiri. Keunikan ini dikarenakan aspek historis, kebudayaan, dan fauna yang menonjol. Salah satunya adalah adanya rusa-rusa yang indah yang didatangkan langsung dari Nepal dan tetap terjaga dari dulu sampai sekarang.
      Prasasti Batutulis
      Prasati peninggalan zaman Kerajaan Padjadjaran yang ditulis dalam bahasa aksara sunda kuna yang isinya menyebutkan Raja Pakuan Padjadjaran yang bernama Prabu Purana dinobatkan kembali dengan nama Sri Paduka Maharaja Ratu Haji dalam tahun yang tidak dapat dipastikan dikarnakan rusaknya prasasti, sehingga ada berbagai macam penafsiran. Prasasti ini disimpan di tepi jalan raya Batutulis, Bogor, sekitar 2 km dari pusat kota.
      CICO-Cimahpar Integrated Conservation Offices
      Kawasan pendidikan dan konservasi dengan pendekatan kepada alam, terletak di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Kawasan ini memiliki beberapa fasilitas pendukung seperti gedung perkantoran, wisma, asrama (dormitory), serta kebun buah, sayur, dan tanaman obat. Tempat ini dilengkapi dengan fasilitas panjat tebing, kegiatan luar, dan area outbond. Kawasan ini didedikasikan untuk kepentingan konservasi.
       
      iklan :
      https://abditrass.blogspot.com
       
       
      Taman Topi
      Di dalam Plaza Kapten Muslihat terdapat sebuah taman yang diberi nama Taman Ade Irma Suryani, sebelumnya taman ini memiliki nama Taman Kebun Kembang tempat orang berwisata, namun pada tahun 1980-an taman ini berubah fungsi menjadi terminal angkutan kota karena letaknya yang strategis di muka Stasiun Bogor. Terminal tersebut kemudian direnovasi menjadi Plaza Kapten Muslihat yang mengusung konsep Bangunan berbentuk Topi, sehingga masyarakat pun menyebutnya dengan Taman Topi. Taman topi dilengkapi berbagai wahana permainan namun sejak tahun 1994 sampai saat ini (tahun 2007) tempat ini menjadi tidak terawat baik karena dikepung oleh pedagang kaki lima dan angkutan kota. Di dalamnya terdapat pula Pusat Informasi Kepariwisataan atau 'Tourist Information Centre'.
      Taman Kencana
      Sebuah taman kecil yang digunakan untuk tempat rekreasi anak-anak kecil, kaum muda, maupun orang tua yang melepas lelah setelah capai berjalan-jalan di lapangan Sempur ataupun Kebun Raya. Taman ini ramai pada hari Minggu dan umumnya ramai oleh para orangtua yang mengajak anak-anak mereka untuk menikmati hari libur.
      Lapangan Sempur
      Lapangan yang dahulu merupakan lahan kosong yang dipergunakan sebagai lapangan upacara untuk memperingati HUT Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus ini, sekarang sudah dikelola oleh Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bogor. Lapangan ini sekarang dijadikan tempat olahraga dan lapangan multifungsi. Di lapangan ini terdapat wall-climb, lapangan basket, lapangan utama untuk bermain bola dan soft/baseball, run-track, lapangan voli beralaskan pasir pantai, serta area untuk senam. Pada hari Minggu tempat ini akan menjadi pasar dadakan, banyak pedagang makanan ataupun alat-alat yang menggelar dagangannya di sini setiap hari Minggu. Lapangan ini kerap digunakan untuk berbagai pergelaran musik.
      saat ini lapangan sempur sedang tahap renovasi hingga April 2017
      Rancamaya
      Kawasan beriklim sejuk terletak 10 km dari pusat kota ke arah tenggara melalui Cipaku dan Genteng, dapat ditempuh pula melalu Tajur maupun Jalan Tol Jagorawi.
      Situ Gede atau Setu Gede
      Danau kecil di barat laut Kota Bogor, di tepi hutan penelitian Dramaga, Bogor.
      Dramaga, Bogor
      Terletak di bagian barat dari kota, tepatnya sekitar 8 km dari pusat Kota Bogor. Wilayah Dramaga merupakan sentra produksi manisan basah dan kering, baik itu dari buah-buahan (pala, mangga, jambu batu, kemang, pepaya, kweni, salak, kedondong, atau caruluk) maupun dari bahan sayuran (wortel, labu siam, pare, lobak, bligo, serta ubi jalar).
      Setu Burung ;
      Puncak
      Kawasan wisata perbukitan yang terletak di sebelah timur Kota Bogor, dikelilingi oleh Gunung Gede dan Gunung Pangrango.
      Gunung Bunder
      Gunung Pancar
      Gunung Gede
      Gunung Salak Endah
      Kolam renang
      Kolam Renang Gedung Olah Raga Kota Bogor
      Kolam Renang dengan air dari Gunung Salak, ZamZam Tirta-Ciomas
      Taman Yasmin Sport Centre
      Bukit Cimanggu City-Marcopolo
      Bogor Nirwana Residence-Jungle Water Park
      Kolam Renang Gumati
      Stasiun kereta dan terminal bus
      Stasiun Bogor
      Stasiun utama Kota Bogor yang merupakan warisan dari zaman Belanda. Sekitar tahun 1960-an stasiun ini melayani keberangkatan ke melalui Sukabumi dan Bandung.
      Stasiun Paledang
      Hanya melayani Pemberangkatan menuju Stasiun Sukabumi. Tersedia 2 kelas yaitu Ekonomi(AC) dan Kelas Eksekutif.
      Stasiun Batutulis
      Hanya melayani Pemberangkatan menuju Stasiun Sukabumi. Tersedia 2 kelas yaitu Ekonomi(AC) dan Kelas Eksekutif.
      Stasiun Sukaresmi
      Sedang dalam tahap pengerjaan.
      Terminal Bus
      Terminal Baranang Siang
      Rute
      1. Kp.Rambutan
      2. Pulo Gadung
      3. lebak bulus
      4. Tj. Priok
      5. Kalideres
      6. Tangerang
      7. Serang, Merak
      8. Rangkasbitung
      9. Bekasi
      10. Cikarang
      11. Karawang
      12. Purwakarta
      13. Bandung
      14. Cirebon
      15. Kuningan
      16. Pelabuhan Ratu
      17. Sukabumi
      Terminal Wangun
      Terminal Bubulak
      Rute
      1. Kp. Rambutan
      2. Blok M
      3. RawaMangun
      4. Ps. Senen
      5. Grogol
      6. Kuningan
      7. Bandung
      8. Tj.Priok
      Terminal Laladon
      Daftar angkutan kota
      A. Angkutan Kota
      01 Sukasari-Cipinanggading-Merdeka
      02 Sukasari-Bubulak
      03 Bubulak-Taman Kencana-Baranangsiang
      04 Wr.Nangka-Ramayana
      05 Cimahpar-Ramayana
      06 Ciheuleut-Ramayana
      07A Wr.Jambu-Gor Pajajaran-Ramayana
      07B Ciparigi-Merdeka
      07C Wr.Jambu-Pengadilan-Stasiun Bogor
      08 Wr. Jambu-Lodaya-Ramayana
      09 Ciparigi-Sukasari
      10 Bantar Kemang-Merdeka
      11 Br.Siang Indah-Terminal-Pasar Bogor/GgAut-Br.Siang Indah (Melingkar)
      12 Pasar Anyar-Cimanggu
      13 Bantar Kemang-Ramayana
      14 Laladon-PasirKuda-Sukasari
      15 Bubulak-Pasar Anyar (Mawar)
      16 Salabenda-Pasar Anyar
      17 Bina Marga-Tanah Baru-Pomad
      18 Ramayana-Mulyaharja
      19 Bubulak-Kencana-St.Cilebut
      20 Kencana-Pasar Anyar
      21 Br.siang-Ciawi
      22 Pondok Rumput-Pasar Anyar
      23 Ramayana-Taman Kencana-Wr.Jambu-indrapastra
      B. Angkutan Perkotaan
      02 Sukasari-Cicurug/Cidahu(Sukabumi)
      02A Sukasari-Cisarua/Tugu
      02B Sukasari-Cibedug/Tapos
      03 Ramayana-Ciapus
      04A Ramayana-Cihideung/Cijeruk
      05 Merdeka-Ciomas/Tmn.Pagelaran
      06 Merdeka-Parung
      06A Merdeka-Bantar Kambing
      07 Ps.Anyar-BojongGede
      08 Ps.Anyar-Cibinong-Citereup
      C. Angkutan Kota yg melintsi Kota Bogor
      32 Cibinong-Jln.Baru-Tmn.Pagelaran
      TransPakuan
      Koridor 1 Bubulak-Cidangiang (Br.Siang)
      Koridor 2 Cidangiang-Ciawi
      Koridor 3 Cidangiang-Sentul City
      Tempat ibadah
      Masjid Raya Kota Bogor, Jl. Raya Pajajaran, Bogor Timur
      Gereja Batak Karo Protestan Bogor, Jl. Tumapel Ujung, Perumahan Cimanggu Permai, Tanah Sareal
      Gereja Methodist Jemaat Immanuel, Jl. Cincau , Bogor
      Gereja Zebaoth, Jl. Ir. H. Juanda, Kebun Raya Bogor
      Masjid Jami Al-Juman Bogor, Jl. Pahlawan I, Bogor Selatan
      Gereja BMV Katedral Bogor, Jl. Kapten Muslihat
      Gereja St. Fransiskus Asisi, Jl. Siliwangi
      Gereja Kristen Indonesia, Jl. Pengadilan 35
      Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), Jalan Suryakencana Bogor
      Gereja HKBP, Jl. Paledang Bogor
      Gereja Katedral Bogor, Jalan Kapten Muslihat Nomor 22, Bogor
      Klenteng Hok Tek Bio
      Masjid Agung Bogor, Jl. Dewi Sartika, Bogor Tengah
      Masjid Istiqom Budi Agung
      Pura Parhyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Taman Sari
      Pura Giri Kusuma, Bogor Baru
      Masjid Almuhajirin, Bukit Waringin, Bojong Gede
      Masjid Nahwa Nur Pura, Bojong Gede
      Masjid As-sholihin, jayasari
      Masjid Al-hidayah, BCC
      Masjid Al-Munawwar, Jl. Pemuda, Tanah Sareal
      Masjid Al-Ma'I (PDAM Tirta Pakuan), Jl. Siliwangi, Bogor Selatan
      Gereja Bethel, Jl. Jend. Sudirman, Bogor Tengah
      GPdI Tiberias Bogor, Jl. Gereja No. 19 Bogor (dibelakang Bank BCA Juanda)
      Museum dan perpustakaan
      Museum Etnobotani
      Museum Etnobotani diresmikan pada tahun 1982 oleh Prof. Dr. B. J. Habibie. Di dalamnya terdapat 2.000 artefak etnobotani dan berbagai diorama pemanfaatan flora.
      Museum Zoologi
      Museum Zoologi didirikan pada tahun 1894 dengan nama Museum Zoologicum Bogoriensis.
      Herbarium Bogoriense
      Terletak di Jalan Ir. H. Juanda, di sebelah barat Kebun Raya Bogor. Di dalamnya tersimpan dan dipamerkan berbagai jenis daun dan buah yang telah dikeringkan, berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
      Museum Tanah
      Museum Tanah didirikan pada tanggal 29 September 1988. Museum ini merupakan tempat penyimpanan jenis contoh tanah yang terdapat di Indonesia yang disajikan dalam ukuran kecil berupa makromonolit.
      Museum Pembela Tanah Air (PETA)
      Didirikan pada tahun 1996 oleh Yayasan Perjuangan Tanah Air, dan diresmikan oleh H. M. Soeharto (Presiden RI ke-2). Di dalamnya memuat empat belas diorama sebagai salah satu perwujudan miniatur yang menggambarkan proses pergerakan kebangsaan terjadi pada tanggal 3 Oktober 1943 bertempat di bekas Kesatriaan tentara KNIL/Belanda, Pabaton.
      Museum Perjuangan
      Perpustakaan Bogor
      Didirikan pada tahun 1842 di dalam lingkungan Kebun Raya Bogor oleh ahli botani Belanda, Dr. J. Pierot. Koleksinya sekitar 300.000 jilid buku, 2.000 judul majalah ilmiah, dan lebih dari 100.000 barang cetakan lainnya. Koleksinya meliputi buku-buku ilmu pengetahuan alam murni dan praktis, dengan mengutamakan biologi, yang diperoleh dari hasil pertukaran dengan lembaga-lembaga ilmiah dan ahli-ahli botani dan biologi di seluruh dunia. Koleksi perpustakaan ini paling baik dan lengkap di Asia Tenggara.
      Pusat Perbelanjaan dan Oleh-oleh khas Bogor
      Botani Square
      Ekalokasari Plaza
      Bogor Trade Mall
      Bogor Plaza
      Plaza Jambu Dua
      Bogor Indah Plaza
      Bogor Trade Mall
      Yogya Bogor Junction
      Plaza Jambu Dua
      Bogor Trade World
      Taman Topi Square dan Matahari Department Store
      Plaza Jembatan Merah, Veteran Panaragan
      Pusat Grosir Bogor Merdeka
      Pusat Oleh-oleh Venus, Jl. Siliwangi
      Plaza Indah Bogor/ Yogya, Jl. Kyai Haji Sholeh Iskandar Cimanggu
      Plaza Bogor Surya Kencana, Sukasari
      Giant Taman Yasmin
      Ramayana Bogor Square
      Lottemart Taman Yasmin
      Hero dan Gramedia, Pajajaran
      Orchard Walk dan The Jungle Mall, Bogor Nirwana Residence - Bogor Selatan
      Roti Unyil Venus, Ruko V-Point Pajajaran
      Lapis Talas Bogor Sangkuriang, Pajajaran - Ruko Bantar Kemang, Jl. Kyai Haji Sholeh Iskandar Cimanggu.
      Asinan Gedung Dalam Sukasari
      Asinan Dewi Sri Baranang Siang
      Sentra Kerajinan & Cenderamata Pasar Bogor, Jl. Oto Iskandardinata
      Lapis Bogor Sangkuriang,ciomas - JL.raya ciomas BOGOR
      Kota kembar
      - St.Louis, Missouri, Amerika Serikat[10]
      Lloró, Kolombia
      Gödöllõ, Hungaria
      Salak Tinggi, Malaysia
      Galeri
      Tari Jaipong
      Sawah berteras
      Delman di Bogor
      Plaza Bogor, Otista 1994
      Suryakencana.jpg
      Suasana kawasan pecinan di Jalan Suryakencana Bogor
      Becak di Kota Bogor
      Pasar Anyar (kebon kembang)
      Stasiun Bogor
      eks Stasiun utama NIS (Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij) di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, saat sebelum pengaktifan kembali. Foto ini diambil tahun 2007
      Televisi
      Kota Bogor memiliki stasiun televisi, di antaranya:
      Megaswara.tv
      BSTV
      INTV
      BBS TV Bogor
      iNews
      TVRI terletak di Gunung Tela yang menjangkau Cigudeg, Jasinga hingga kabupaten Lebak dan Pandeglang berkekuatan 50 kW
      Radio
      Kota Bogor memiliki stasiun radio, di antaranya:
      Pro 1 RRI Bogor 93.7 FM serta 102 FM & 1242 AM
      Pro 2 RRI Bogor 106.8 FM
      Pro 3 RRI Bogor 93.0 FM
      Pro 4 RRI Jakarta (Relay) 89.0 FM
      Radio Pertanian Ciawi 88,6 FM
      Elpas FM 101,2
      Teman FM 95.3
      Megaswara FM 100.8
      Puncak FM 104.4
      Dila Swara FM 107,7
      96.5 RKM FM
      Kisi FM 93.4
      Lesmana FM 100.1
      810 Now (810 khz)
      Melody 98.9FM
      103.6 Suara Kejayaan FM
      Radio Sipatahunan FM 107.1
      89,8 WKFM
      Fajri 99.3 FM
      Rodja 756 AM
      87.8 X Channel
      *Persiapan
       
      iklan :
      https://abditrass.blogspot.com
      https://abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://bogorbaja.blogspot.co.id/ https://bajaringanabditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringantasikmalayamurah.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogor-berkualitas.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-kanopi-tralis-bogor.blogspot.co.id/ https://bengkellasbogorsentulcity.blogspot.co.id/ https://canopybajaringanbogor.blogspot.co.id/ https://bajaringan-bogor-ciluar-abditrass.blogspot.co.id/ https://jasapemasangankanopibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-bajaringan.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanmodern.blogspot.co.id/ https://kanopi-minimalis-bogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-cibinong.blogspot.co.id/ https://kusenalumuniumbogorcibinong.blogspot.co.id/ https://kusen-alumuniumbogor.blogspot.co.id/ https://plafonbogor.blogspot.co.id/ https://teralisbesibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogor.wordpress.com https://kanopibogorbajaringanbogor.wordpress.com https://bajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibogorcibinong.wordpress.com https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://kusen-alumunium-abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopi-bajaringan-bogor-abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopi-bajaringan-bogor-abditrass.blogspot.co.id/ https://abditrass.blogspot.co.id/ http://kanopi-bajaringan-teralis-kusenalumunium-plafon-abditrass.business.site/?bw=true http://bajaringanbogor.business.site/?bw=true http://kanopi-baja-ringan-bogor.business.site/?bw=true
       
    • By dugelo
      Layanan ojek online menjadi fenomena tersendiri dalam beberapa tahun terakhir. Pada awal kemunculannya, di 2011, Go-Jek sempat menjadi inisiator layanan ini.
      Walaupun sempat kesulitan untuk diterima konsumen, lambat laun layanan ini diterima masyarakat di 2015. Go-Jek menjadi pemain pertama yang dengan mudah diterima masyarakat.
      Sejak meledak di 2015, masyarakat berbondong-bondong ingin mendaftar menjadi driver. bahkan, pihak Go-Jek sempat kewalahan membendung animo masyarakat yang ingin menjadi driver mereka.
      keberhasilan Go-Jek mengubah peta industri transportasi membuat pemain lain tergoda. Grab (Malaysia), yang semula hanya bermain sebagai penyedia taksi, mulai meluncurkan Grab Bike yang menjadi pesaing Go-Jek hingga saat ini.
      Tak hanya pemain asing, beberapa pemain lokal juga ikut mencoba untuk terjun di model bisnis baru ini. Sebut saja, Blu-Jek yang juga hadir di September 2015.
      Pada saat itu, Founder Blu-Jek, Garrett kartono, mengatakan, Blu-Jek hadir tidak untuk mengekor layanan lainnya yang telah lebih dulu ada, melainkan membantu dan saling melengkapi layanan sejenis agar semakin banyak pilihan bagi konsumen untuk mendapatkan layanan terbaik.
      Selain itu, ladyJek muncul pada Oktober 2015 dengan menawarkan layanan berbeda. Mereka menggunakan driver khusus perempuan yang ditujukan untuk konsumen kaum hawa.
      Pada April 2016, raksasa ride-sharing asal Amerika Serikat, Uber, meluncurkan layanan ojek online di Jakarta. Tentu saja, dengan dukungan induk perusahaan, uber tidak kesulitan menawarkan tarif promo yang menggiurkan.
      Seiring dengan berjalannya waktu, kini hanya, Uber, Go-Jek, dan Grab, yang praktis terdengar suaranya. Beberapa sudah menutup layanannya, sementara lainnya mencoba terus bertahan dengan armada seadanya.
    • Guest News
      By Guest News
      Setiap tahun, kompetisi Hyperloop Space-X menarik para mahasiswa dan insinyur untuk berlomba-lomba menciptakan konsep sistem transportasi jarak jauh tercepat di dunia. Simak kiprah tim Universitas Teknologi Delft dari Belanda, yang tahun lalu berada di peringkat ke-2 dalam liputan berikut ini.
       
    • By heru_sitohang9
      Sebuah foto logo perusahaan taksi Blue Bird yang terpampang di badan jalan sedang menjadi viral di media sosial. Akun Twitter @kopiganja mempertanyakan hal ini kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
      "Dear @ahok_basukiTP. Kenapa @UPTAJDishubDKI mengizinkan iklan begini di badan jalan," tulis pemilik akun @kopiganja.
      Berdasarkan foto tersebut, lambang Blue Bird itu berwarna kuning dengan dikelilingi garis kuning di sekitarnya. Kendaraan motor tampak berada di atas jalan tersebut. Dalam akun Twitter itu, lambang Blue Bird tersebut terdapat di daerah Mampang Prapatan.
      Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah membenarkan adanya logo Blue Bird tersebut di jalan. Tepatnya, logo tersebut diletakkan di area "yellow box junction" (YBJ).

      YBJ adalah marka jalan yang mulai digunakan di Indonesia sejak 2010. YBJ berfungsi untuk mencegah agar arus lalu lintas (lalin) di persimpangan tidak terkunci saat kepadatan terjadi.
      Andri mengatakan, Blue Bird telah membuatkan YBJ di kawasan tersebut sebagai program corporate social responsibility (CSR) mereka. Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI mengizinkan Blue Bird untuk menyematkan logo mereka di YBJ yang mereka buat.
      "Itu kan CSR. Kita minta tolong (buatkan YBJ), dia boleh mencantumkan (logo)," kata Andri
      Andri mengatakan, kesempatan seperti ini tidak hanya terbatas kepada Blue Bird saja. Perusahaan mana pun boleh membantu Pemprov DKI untuk membuat YBJ.
      "Kalau kamu mau bikin, dikasih logo kamu juga enggak apa-apa. Saya kepingin banget, yellow box masih kurang banyak banget, masih ratusan," kata Andri.
    • By keenion
      Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengeluarkan Peraturan Menteri (PM) no 32 tahun 2016 yang salah satu isinya mengatur transportasi berbasis aplikasi online. Salah satu pasalnya menyebut, perusahaan aplikasi seperti Uber, Grab dan lainnya tak boleh menentukan tarif.
      Dalam Bab IV soal Penyelenggaraan Angkutan Umum dengan Aplikasi Berbasis Teknologi Informasi, pasal 40 disebutkan perusahaan angkutan umum boleh atau dapat menggunakan aplikasi berbasis TI.
      Sementara di pasal yang di poin 3 dituliskan bahwa perusahaan angkutan umum dapat bekerjasama dengan perusahaan aplikasi dan harus taat terhadap ketentuan di bidang informasi dan transaksi elektronik.
      Di pasal 41 ayat 4 juga dituangkan bahwa perusahaan aplikasi transportasi harus melapor identitas perusahaan, akses monitoring operasional pelayanan data kendaraan dan pengemudi ke Direktur Jendral Kemenhub.
      Nah, di pasal 41 ayat 2 perusahaan penyedia aplikasi berbasis IT tidak boleh berperan sebagai penyelenggara angkutan umum. 
      Ini artinya seperti yang tertuang di ayat 3, tindakan penyelenggara angkutan umum terdiri dari:
      Menetapkan tarif dan memungut bayaran Merekrut pengemudi Menentukan besaran penghasilan pengemudi. Sehingga dari penjelasan di atas bisa dimaksudkan bahwa Uber, Grab dan bahkan mungkin Go-Car (layanan milik Gojek), harus bekerjasama dengan perusahaan angkutan umum dan tidak boleh lagi merekrut secara langsung atau menentukan tarif perjalanan.
      Ridzki Kramadibrata, Managing Director PT Grab Taxi Indonesia (CNN Indonesia/Trisno Heriyanto)
      Tanggapan Grab
      Melihat aturan yang baru saja diteken tersebut, pihak Grab langsung angkat bicara. Manager Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan “Sebagai platform teknologi yang menghubungkan penumpang dan pengemudi, kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk kepentingan para penumpang dan pengemudi, membawa  dampak positif terhadap masyarakat Jakarta, dan meningkatkan layanan transportasi di Jakarta."
      Pihak Grab Indonesia pun mengaku masih mempelajari peraturan baru tersebut dan saat ini tetap merujuk peraturan yang lama dan memastikan semua mitra koperasi sesuai dengan arahan pemerintah.
      "Kami saat ini masih mempelajari peraturan baru tersebut, Permenhub No. 32 Tahun 2016. Sebagai perusahaan entitas lokal yang selalu mematuhi aturan yang berlaku, kami akan selalu berusaha untuk memenuhi segala ketentuan dan aturan lokal yang berlaku, terutama terkait," kata Ridzki.
      "Kami akan terus berkomunikasi secara aktif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah, untuk memahami aturan baru ini dan untuk mencapai tujuan bersama, menyediakan layanan transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Jakarta,” tandasnya.
      Berikut aturan PM Kemenhub nomor 36 tahun 2016 khususnya yang mengatur soal aplikasi transportasi online:
       
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy