Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
Sign in to follow this  
Sabrian_daud

10 Ungkapan Sayang Lebih Powerfull Daripada I Love You

Recommended Posts

i love you -ngobas.jpg

"Your action speak louder than words". Rasanya ungkapan itu tepat sekali untuk menggambarkan hal ini ya, Ladies. Perbuatan akan berbicara lebih banyak daripada kata-kata yang Anda ucapkan. Itu lah yang sebenarnya ada di benak para pria. Jika benar Anda mencintainya, mereka tidak akan menuntut Anda untuk selalu mengucapkan "I love you" setiap hari dan setiap saat kok. Menunjukkan rasa sayang dengan perbuatan-perbuatan berikut ini jauh lebih bermakna, seperti yang dilansir oleh Womansday.com.

Perhatian Penuh Padanya

Spoiler

Contoh paling sederhana adalah jauhkan ponsel dari tangan Anda saat Anda berduaan dengannya, terutama saat dia sedang mengajak Anda berbicara. Saat Anda sibuk dengan ponsel atau hal lain, pria cenderung akan berpikir bahwa ia tidak penting. Contoh lain adalah tatap matanya saat ia sedang berbicara pada Anda.

Makanan Kesukaannya

Spoiler

Cara merebut hati pria adalah dari perutnya! Saat Anda tahu makanan favoritnya tanpa perlu menanyakan padanya, tentu itu akan menjadi nilai plus Ladies. Bolehlah beli, tapi si dia pasti akan lebih senang jika Anda sendiri yang membuatnya.

Pakai Pakaian Yang Ia Sukai

Spoiler

Misal ia suka saat Anda memakai dress dengan motif bunga-bunga, maka pakailah sesekali, meski mungkin Anda kurang menyukainya. Mengenakan apa yang ia sukai akan membuat ia berpikir bahwa Anda berusaha membuatnya senang.

Menjaga Kesehatan Tubuh Anda Sendiri

Spoiler

Menghindari stres, rajin olahraga, makan teratur, istirahat cukup mungkin terdengar seperti perlakuan yang baik untuk tubuh Anda, namun itu juga cara untuk menunjukkan bahwa Anda mencintainya. Bagaimana bisa? Tentu bisa, karena hal-hal itu seolah mengatakan bahwa Anda ingin hidup lama dan tetap sehat bersamanya, jadi Anda akan menjauhkan kemungkinan yang dapat merenggut nyawa Anda darinya. Begitu ..

Pujilah Dia

Spoiler

Pria akan cenderung melakukan hal-hal yang lebih dari hal biasa, untuk mempertahankan Anda, untuk membuat Anda semakin mencintainya, dan untuk menunjukkan bahwa ia tidak kalah hebat dari pria lain. Memberikan pujian, atau ucapan terima kasih atas apa yang ia lakukan akan menunjukkan bahwa Anda sangat menghargai pengorbanan yang telah ia lakukan. Hal ini juga akan membuat ia merasa lebih berharga.

Beri Dia Waktu Untuk "Sendiri"

Spoiler

Mengijinkan ia bertemu teman-temannya, atau sekedar melakukan hobinya, tanpa kehadiran Anda akan membuat ia tahu bahwa Anda mempercayainya dan tidak selalu ingin mengekangnya. Anda juga akan senang jika diberi waktu untuk menikmati kegiatan Anda sendiri, bukan?

Mintalah Pendapatnya

Spoiler

Lelaki Anda ingin dianggap penting dalam hidup Anda. Meminta saran darinya akan menunjukkan bahwa Anda mempercayainya, dan menganggap bahwa pendapatnya sangat penting. Tentu ia akan lebih senang jika Anda benar-benar melakukan apa yang ia sarankan, bukan hanya sekedar meminta pendapatnya.

Berterima Kasih Atas Hal-Hal Kecil

Spoiler

Mungkin mengantar-jemput Anda ke kantor sudah menjadi rutinitas. Namun Anda tetap wajib mengucapkan terima kasih padanya. Mengucapkan terima kasih akan membuatnya merasa bahwa apa yang ia lakukan ada artinya bagi Anda, dan hal ini akan berdampak baik pada hubungan Anda. Anda juga bisa menambahkan kalimat "aku sangat menghargainya".

Pelukan Panjang

Spoiler

Jika wanita mudah tersentuh dengan perkataan, pria mudah tersentuh dengan sentuhan. Pelukan 7 detik akan mampu membuat suasana hatinya terasa lebih baik.

Dengarkan Curhatannya, Cukup Dengar Saja

Spoiler

Sekuat apapun pria, ia pasti butuh pelepasan. Dengarkan keluhan, curhatan, atau amarahnya tanpa Anda perlu mencoba untuk memberi saran atau menasehati. Hal ini akan membuat ia berpikir bahwa Anda tidak menganggapnya lemah, dan akan membuatnya lebih nyaman untuk membagi cerita. Jika pasangan Anda tampak tidak berada dalam suasana hati yang baik, tanyakan apakah ada yang ingin ia ceritakan. Jika tidak, jangan dipaksa.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By belumada
      Cinta dalam diam - Dalam rasa cinta terpendam yang belum tersampaikan kepada yang dituju
       
    • By peter_hutomo
      Saat sedang berkencan, terutama kencan buta, biasanya suasana canggung di antara pria dan wanita yang satu sama lain tidak saling mengenal ini memang tidak terhindarkan.
      Tapi sepertinya suasana canggung saat berkencan ini bisa diminimalisir oleh masyarakat Jepang. Pasalnya, Jepang sebagai negara dengan teknologi canggih telah menghadirkan sebuah “bantuan” agar saat berkencan suasana yang ada bisa lebih cair dan nyaman, alih-alih canggung dan kaku.
      “Bantuan” tersebut hadir dalam bentuk robot. Ya, Di Jepang ada robot yang disediakan sebagai asisten saat acara berkencan, tepatnya pada gelaran acara pesta speed-dating.
      Ialah Cyber Agent, perusaan manufaktur teknologi dan media yang diketahui menyediakan robot cupid satu ini. Dalam teknisnya, robot cupid tersebut akan diletakkan di atas meja tepat di depan pasangan pria dan wanita yang sedang berkencan. Di mana masing-masing pihak akan merespon pertanyaan atau pernyataan yang dilontarkan robot cupid tersebut.
      Robot cupid sebelumnya telah “diisi” oleh profil biodata masing-masing peserta kencan, yang kemudian berkembang menjadi 45 buah pertanyaan. Pendek kata, sang robot cupid inilah akan memberikan pertanyaan, merespon dan berbicara di saat peserta kencan alias sang pria dan wanita hanya duduk terdiam sehingga akhirnya timbul suasana canggung karena tidak tahu hendak membicarakan apa.
      Hal-hal yang ditanyakan oleh peserta kepada robot cupid contohnya simpel saja. Misalnya seperti hobi. Dalam video yang dirilis, terlihat sang pria bertanya pada robot apa hobi sang wanita pasangan kencannya tersebut, kemudian dijawab oleh robot cupid wanita bahwa sang teman kencan hobi bermain piano sehingga baru-baru ini memulai untuk mengambil kelas piano.
      Setiap percakapan antara robot dengan robot ini disebutkan biasanya berjalan selama tiga menit. Para peserta kencan memiliki pilihan (yang bisa ditentukan sebelumnya) apakah mereka mau berkomunikasi, mengobrol langsung (manusia dengan manusia) setelahnya atau tidak.
      Well, tampaknya robot anti-canggung dalam berkencan ini bisa jadi alternatif solusi yang menarik. Mengingat akhirnya, melalui acara pesta speed-dating yang diikuti oleh 28 peserta itu ada empat pasangan yang memutuskan untuk jadian dan banyak di antaranya yang memberikan pujian terhadap “bantuan” yang diberikan oleh robot cupid tersebut. Demikian seperti dilansir Soranews.
    • By Brenda_Christie
      Setiap orang tentu memiliki kriteria masing-masing saat hendak menjalin hubungan dengan orang lain. Salah satu hal yang dipertimbangkan adalah pekerjaan calon pasangan. Beberapa orang mungkin ada yang mengharapkan memiliki pasangan seorang dokter. Sebab hingga saat ini dokter masih dianggap sebagai profesi dengan gaji tinggi.
      Bagi Anda yang memiliki keinginan serupa, tahukah bahwa menjadi pasangan dokter tidak mudah? Tidak percaya?
      Kehidupan medis tidak terlalu fleksibel
      Sama seperti pekerjaan lain, dokter juga memiliki jadwal praktek. Hanya saja terkadang dokter harus menyelesaikan pekerjaannya menangani pasien hingga kondisi sudah stabil. Dengan begitu dokter tidak bisa pergi begitu saja di tengah-tengah kondisi darurat. Bahkan dokter harus siap dipanggil kapan saja saat ada pasien yang membutuhkan.
      Meskipun pada saat itu dirinya sedang ada acara keluarga atau sedang bersama dengan pasangan. Selain itu, tempat tinggal dokter terkadang harus mengikuti tempatnya ditugaskan praktek. Kondisi ini sering terjadi pada saat dokter hendak mengambil spesialisasi dan sekolah lebih lanjut. Pasangan pun harus siap dengan kondisi ini.
      Memiliki waktu kehidupan yang berbeda dari orang lain
      Salah satu bagian tersulit menjadi pasangan dokter adalah sulitnya bertemu dengan orang lain sesuai jadwal semestinya. Sebagai contoh, ibu rumah tangga biasa mungkin menyempatkan waktu bertemu dengan teman di hari kerja dan menghabiskan waktu dengan keluarga di akhir pekan. Tapi dokter kadang memiliki waktu luang di hari kerja dan bekerja di akhir pekan. Saat itu tentu sebagai pasangan yang baik harus ada di rumah untuk menemani suami. Sedangkan bertemu di akhir pekan dengan teman sedikit sulit karena mereka ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.
      Sulit untuk merencanakan sesuatu
      Merencanakan segala sesuatu adalah tindakan yang baik. Tapi rencana bisa jadi tinggal rencana saat harus berhadapan dengan jadwal praktik dokter. Seperti yang dikatakan sebelumnya, jam pulang kerja dokter tidak jelas. Begitu juga dengan waktu liburnya. Belum lagi bila mereka dibutuhkan mendadak di hari libur.
      Merasa tidak mengenal pasangan
      Kesibukan dan rutinitas yang berbeda dari dokter terkadang membuat seseorang tidak mengenal pasangannya. Terutama saat menemani mereka dalam pertemuan-pertemuan yang melibatkan banyak dokter. Sementara dokter mungkin akan bercakap-cakap tentang dunia medis kepada rekannya dengan penuh semangat, pasangan hanya bisa mendengarkan tanpa bisa mengerti. Itu bisa terasa sangat menjengkelkan karena seolah-olah Anda tidak mengenal pasangan dan tidak mengetahui apapun soal dunianya.
      Timbul perasaan bersalah dan sedih
      Ini mungkin merupakan bagian tersulit menjadi pasangan dari seorang dokter. Tak sedikit orang yang merasa bersalah karena ada banyak hal baik tentang menikah dengan dokter tapi banyak pula hal buruk yang dapat terjadi. Kondisi ini terkadang bisa sangat sulit untuk diceritakan pada orang lain karena mereka tidak mengerti kondisinya.
    • By cinta_segiempat
      Saat indahnya cahaya rembulan , dan bintang bersinar di gelapnya malam, Kulihat impian bersamamu. Ketika sunyinya malam disambut indahnya senang di pagi ini, Kurasakan indahnya pesonamu.
      Tapi aku takut, semua harapan, dan impian bersamamu, hanyalah sebatas mimpi, dan harapanku tiada tercapai. Andai semua itu nyata, kurasakan betapa sempurnanya hidup ini jika kau ada di sisiku.
      Terlihat bayang-bayang atap rumah di dalam mata anak remaja itu, terbangun, tersadarkan, di atas sandaran empuk di ruangan itu. Tampak kebingungan, dan keheranan dalam wajahnya.
      “Alhamdulillah, rupanya kamu telah siuman”
      “Anda siapa? saya di mana? kenapa saya ada di sini?”
      “Saya pak Ahmad, kamu sudah 4 hari tidak sadarkan diri, nama kamu siapa nak?”
      “Nama? nama saya?”
      Pesisir paling selatan Pulau Kalimantan, menjadi saksi kecelakaan besar, meledak dan tenggelamnya sebuah kapal. Tiada seorangpun yang selamat selain remaja ini, kedua orangtuanya juga tidak selamat dalam kecelakaan itu. Perjodohan keluarga yang mengantarkannya ke Kalimantan, namun, amnesia menimpanya, hilang seluruh ingatannya, termasuk amanat dari orang tuanya, amanat berupa restu dari seorang kiai di Banyuwangi, untuk menikahi Neng Nadhil putri dari kiai Yusuf, seorang pemuka agama di Kalimantan.
      “Iya, nama, kamu tidak tahu siapa namamu?
      “Nama? Siapa nama saya? saya tidak tahu siapa nama saya”
      “(Rupanya anak ini hilang ingatan) Baiklah saya panggil kamu Taufiq, Kahlil Taufiq”. Pak Ahmad memilih nama itu, setelah tampak tertulis nama Kahlil Gibran pada kalung di leher remaja itu, mungkin remaja ini sangat menggemari ‘Kahlil Gibran’, Sang legenda maestro cinta.
      ***
      Hari ini indah berteman sinar mentari. berawal dari mimpi tuk menjalani hari
      Dengan senyum keindahan bermula meniti esok dalam doa, dan cinta…..
      Sebulan lamanya Taufiq menjalani kehidupan barunya bersama laut, pantai, dan karang, bersama seorang saudagar nelayan. Taufiq adalah anak yang rajin, ulet, dan cerdas, belum lagi pribadinya yang religius, karena dulu dia memang hidup di lingkungan pesantren. Kehidupan Taufiq yang penuh kekosongan berubah, Pak Ahmad yang sudah menganggap dia sebagai anak sendiri, untuk menyekolahkannya kembali, di sebuah universitas di sana.
      “Taufiq, besok kamu ikut tes di kota, kamu sudah bapak daftarkan untuk melanjutkan sekolahmu”
      “Baik pak”
      “Di sana nanti kamu pasti akan bertemu yang namanya wanita, setelah kamu melihat wanita kamu akan mengidap rasa, yang namanya cinta, saya hanya menyarankan, kamu jangan mudah jatuh cinta, sebab dibalik rasa cinta pasti ada sakit hati”
      “Hahaha, bapak bisa saja”
      ***
      Meskipun ingatan Taufiq hilang, namun naluri kecerdasan Taufiq tidak ikut hanyut terseret ombak dalam kecelakaan itu, terbukti dia masuk dengan peringkat dua teratas, Taufiq berhasil lolos tes.
      Namun ada yang membuat terkejut dalam hatinya, melihat nama di peringkat pertama, nama seorang wanita, teringat nasehat dari pak Ahmad.
      “Siapa dia? Lia Resty? Seorang wanita?”
      Memang benar nasehat pak Ahmad, wanita memang memalingkan, merubah, dan magic, dicarinya siapa pemilik nama itu, hingga ia dapati seorang gadis bermata indah, pemilik nama itu. Sekali lagi, nasehat pak Ahmad memang benar. Memang benar.
      “Assalamualaikum, kamu Lia Resty?”
      “Iya, ada apa?”
      “Selamat ya, kamu peringkat satu, namaku Taufiq”
      “Oh, iya, terimakasih, panggil saja aku Lia”
      Untuk ketiga kalinya, memang benar, nasehat pak Ahmad memang benar, setelah kamu melihat wanita kamu akan mengidap rasa, yang namanya cinta. Kehidupan Taufiq yang penuh kekosongan sontak berubah, di saat seorang wanita hadir dalam hidupnya, membuat kisah cinta dimulai. Tiada yang tahu bahwa wanita ini bisa menghiasi hidupnya yang baru. Kisah cinta mereka terus berjalan hingga mereka tuntas menyelesaikan sekolah mereka.
      Aku memujamu dalam kisahku walau sesaat dulu kau tak pernah ada Aku mengabdikanmu dalam ceritaku walau dahulu kau hanya semu.
      Pemilik sepasang mata yang teduh, membuat jantungnya berdetak lebih cepat. Dan terus mengumumkan rasa syukur atas ciptaan indah Sang Maha Kuasa. Taufiq jatuh cinta pertama kali. Hingga sebait janji dengan Tuhannya diucapkan, bahwa Taufiq mencintai Lia.
      Aku tak tahu siapa yang ada dalam hatiku, aku tak mau terburu-buru, biarlah Allah yang akan menjadi pembimbing bagi hamba seperti aku dalam menemukan sang bidadari, andai bisa, kamulah bidadari itu, tapi aku tidak tahu, karena semua telah diukir dalam kanvas takdir, lauhulmahfudz.
      ***
      Pagi itu, langit biru yang terang sontak berubah gelap, saat kendaraan yang dikendarai Taufiq menabrak sebuah pohon, saat ia menghindari penyeberang jalan. Kecelakaan yang kedua kalinya ini membuat Hanif kembali tak sadarkan diri selama 4 hari.
      “Taufiq, kamu sudah sadar?” tanya Lia dengan khawatir
      “Taufiq? Aku bukan Taufiq, Aku Rahman, maaf, kamu siapa?”
      “Taufiq, ini aku Lia” air mata Lia mulai menghiasi matanya.
      Di saat kisah cinta yang baru saja dimulai, ingatan Taufiq kembali hadir. Kembalinya ingatan Taufiq harus dibayar mahal dengan hilangnya memori kisah hidup barunya itu. Namun dia masih teringat dengan sosok wanita dengan mata itu, dia melihat air mata Lia, teringat janji yang ia lantunkan kepada Tuhannya, bahwa ia mencintai wanita itu. Keadaan ini membuat Taufiq berada dalam suasana yang sangat membingungkan. Pilihan antara harus menjalani amanat dan perintah dari orangtuanya untuk menikahi Neng Nadhil dan menjalani hari-hari indah saat bersama Lia dan keluarga barunya.
      Pilihan diantara Restu dan Janji.
      ***
      Tiada yang tahu taqdir tuhan, setelah lulus meneruskan sekolah, Lia harus pergi untuk kembali ke daerah asalnya. Menambah rasa sakit dalam hatinya, terbuktilah nasehat pak Ahmad dulu.
      “Taufiq, maaf maksudku, Rahman, aku pamit pergi, terimakasih atas kenangan yang kau berikan, bukan maksudku meninggalkan dirimu karena sakit hatiku, namun aku harus kembali ke asalku”
      “Sepenuh maaf dariku, kedatanganku ke Kalimantan ini, atas perjodohan dari keluargaku yang harus aku wujudkan, Lia maaf”
      Bayangan tentang Lia pun belum juga dapat hilang dari benak Taufiq, entah kenapa air mata yang meleleh dari kelopak mata gadis itu membuat Taufiq membeku dalam ketakutan. Air mata Lia membuat Taufiq sadar bahwa Lia mencintainya.
      Namun Lia harus pergi meninggalkan dirinya, membawa rasa sakit dalam hati, membawanya pergi untuk selamanya.
      Hati kecil yang tengah sepi selalu berbisik dalam takut, membuat hatiku gulana memilih Restu atau Janji.
      ***
      Tiba saatnya ia bertemu dengan jodohnya, ia berangkat menuju Banjarmasin untuk bertemu dengan bidadarinya, bidadari yang telah dipilih dan direstui oleh keluarganya. Berbekal keyakinan dalam hati, tawakkal, dan kepasrahan, serta berserah diri kepada Sang Pemilik Jagad Raya, Taufiq menuju ke rumah Kiai Yusuf, ayah dari Neng Nadhil, wanita yang dijodohkan keluarganya.
      Disinilah kepasrahan Taufiq dalam teka-teki cintanya memuncak, teka-teki Di Dalam Restu dan Janji, siapa bidadari yang akan mendampingi hidupnya kelak.
      Bergetar hati Taufiq saat pandangannya beradu dengan calon bidadarinya yang akan menjadi pelengkap separuh imannya. Bibirnya membisu bahagia, hatinya tak berhenti bertasbih. Seakan mimpi, pandangan Taufiq masih terpaku pada sosok anggun nan bersinar wajahnya.
      “Kamu? Kamu bidadari milikku?”
      Air mata yang kembali menetes dari wajah cantik itu membuat ingatannya serontak mundur mencari nama gadis bermata indah “NadhilLia Resty Jasmiena”.
      Gadis yang dicintainya, ternyata gadis yang dijodohkan keluarganya. Neng Nadhil adalah Lia, NadhilLia Resty Jasmiena.
      Dan kini Taufiq mendapatkan Restu dalam Janji, Janji dalam Restu. Di dalam Restu dan Janji, Kaulah bidadari itu.
      ***
      “Saat Kucoba menepis bayangmu aku tak bisa, kamu adalah kenangan terindah bersama waktu. Dan biarlah aku bermain bersama rindu ini, rindu yang akan kubawa ke surga nanti. Lalu kupersembahkan kepadamu, sebagai mahkota berbalut permata”
      “Cinta yang agung adalah ketika kau menitihkan air mata dan masih peduli dengannya, adalah ketika dia tak memperdulikanmu, namun kau masih menunggunya dengan setia, adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kau masih bisa tersenyum, sembari berkata “Aku turut bahagia untukmu”. (Kahlil Gibran)
      “Apabila cintamu tak berhasil, bebaskan dirimu, biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi, ingatlah bahwa kau akan menemukan cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati, maka kamu tidak perlu mati bersamanya. Orang yang kuat bukan mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh” (Kahlil Gibran)
    • By cinta_segiempat
      Kemarau ini sudah terlalu panjang, walau kalender musim sudah puas kita pasang untuk berganti. Kamu, dalam hatimu dan segala perasaan yang telah bercampur pengalaman di setiap musim berganti adalah satu wujud kesetiaan yang teramat panjang untuk aku ceritakan.
      Tapi lelaki mana yang bisa menolak sebuah kesetiaan? Lelaki mana yang tidak mau mendapatkan itu dari wanitanya?
      Lima tahun telah berlalu, sejak kali terakhir hujan menemukan langkahmu. Selanjutnya adalah kemarau yang berkepanjangan. Dan kamu masih setia; untuk percaya hujan akan kembali datang dan melepas segala gerah, segala kering, segala haus, segala kerinduan akan kesejukan yang kamu sudah mulai lupa seperti apa rasa dan wujudnya.
      Sedang hujan, aku tahu dia lupa di mana dan kapan waktu yang tepat melakukan perjumpaan denganmu. Tapi doa dan harapmu, tidak satu orangpun ragu.
      Terkadang aku lelah, menjadi saksi sejarah hidupmu. Hanya hujan yang kamu tunggu. Bukankah kemarau ini telah berkali mencoba membakarmu? Tapi yang lembut dalam hatimu itu selalu menyediakan sumber air yang tidak pernah habis mencipta harapan akan datangnya hujan.
      Sudah berapa kali aku memintamu segera pindah, mungkin di lain tempat hujan telah turun. Tapi kamu selalu menolak, katamu sebuah penantian panjang adalah laku hidup jika ingin mendapatkan siraman hujan. Tapi apa harus selama ini?
      Aku kalah, tentu saja oleh sabarmu. Berkali aku kibarkan bendera tanda menyerah, lalu kamu diam-diam memapahku kembali berdiri, untuk kemudian percaya hujan tidak akan lama lagi. Tapi hujan seperti apa yang kamu tunggu? Kalender sudah berganti, dan hujan di hatimu tidak juga hadir menemani.
      Ketika akhirnya segala doa dan harapmu dalam setiap rapal mantra dan keyakinan laku hidupmu memberikan sebuah kabar bahwa hujan akan segera datang, aku hanya bisa diam.
      Bukan sebab aku tidak percaya, lebih dari itu aku sangat berterima kasih, tanpamu mungkin aku sudah lebih dahulu hilang dan kering bersama kemarau yang tidak berkesudahan ini.
      "September selalu memulai hujan, percayalah hujan akan turun untuk aku juga untuk kamu," begitu ucapmu. Aku diam, dalam diam aku berdoa mensyukuri tiap hari dalam putaran tahun yang telah berganti musim berulang kali.
      Beruntungnya aku memiliki kamu yang setia menanti ketika hujan turun dan janji suci siap untuk diikrar dan diamini sebagai wujud segala angan menjadi ingin dalam ikatan suci.
      Terima kasih, telah bersamaku melewati kemarau panjang, kemarau yang tidak berkesudahan, yang darimu aku percaya lima purnama tersisa akan bisa kita lewati dan hujan akan segera menghampiri. Terima kasih untukmu yang percaya bahwa akan ada sebuah kalimat suci yang akan menyatukan dua hati dalam satu lindungan restu Tuhan.
      Terima kasih untukmu yang telah mengajari aku bagaimana menjalani proses hidup yang singkat demi kehidupan yang lebih panjang. Terima kasih, telah setia menunggu hujan untukku.
      Seperti yakinmu, melewati purnama kelima untuk sampai pada bulan September hujan akan datang. Ketika itu, percayalah aku benar ingin menjadi hujan untuk segala kemarau di hidupmu.
      Saat hujan datang, percayalah akan ada aku di sisimu, yang selalu menenangkan kekeringan hidupmu, dan mengecup keningmu sebelum kamu terlelap bersama hujan. Seperti segala doa dan harap yang menahun telah kamu tanamkan untukku, saat menunggu hujan.
      Wanti, begitu aku memanggilmu saat menunggu hujan.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy