Jump to content

HOROR, Nenek Ini Berjalan Dengan Pisau Tertancap di Punggung!


Recommended Posts

Seorang nenek bernama Siti Aminah warga Malang, Jawa Timur berjalan terhuyung lalu terduduk di atas trotoar. Ternyata di punggung nenek Siti ada pisau menancap! Darah mengalir dari balik busana yang dia kenakan. Netizen bernama akun Facebook Doni Prasetya Kyoichi sempat memotretnya dan membagikan cerita lewat akun pribadinya.

Dari penuturan Doni, sebenarnya saat itu dia hendak melihat ponsel sebab bergetar terus. Doni yang sedang dalam perjalanan dari Surabaya ke Sidoarjo akhirnya minggir sebentar. Tak berapa lama dia mendengar suara lirih. Ternyata itu lirihan minta tolong Nenek Siti. Nenek berusia 70 tahun tersebut duduk pasrah dengan pisau menancap sedalam kira-kira 20 sentimeter di punggungnya. Banyak darah mengalir. Sontak Doni langsung meminta bantuan ke pos polisi.

nenek.jpg

Untungnya polisi sigap dan langsung mengantarkan nenek Siti ke rumah sakit terdekat. Menurut keterangan polisi, korban tengah berjalan namun didekati pelaku. Diketahui pelaku namanya Iis, orang kurang waras yang memang gemar berkeliaran di daerah tersebut. Iis memang sering meresahkan warga. Kadang-kadang pejalan kaki suka ditimpuk batu olehnya. Polisi menertibkan Iis dan mengirimnya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk diperiksa kejiwaannya.

Aduh mudah2an gak apa apa nek. :1f62d

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By paimin
      Video petugas TransJakarta sedang merekam penumpang nenek-nenek yang jongkok di kursi jadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, nenek itu marah-marah ketika ditegur. 

      Nenek itu berpotongan rambut sebahu dan berkacamata. Nenek itu memakai kemeja bermotif bunga-bunga dan celana panjang selutut berwarna cokelat. 

      Dia jongkok di kursi bagian belakang dan dekat jendela. Dia memprotes ketika petugas mengarahkan kamera ke arah wajahnya. 

      Bahkan nenek itu sempat melempari petugas dengan tisu yang dipegangnya. Petugas itu kemudian menjelaskan bahwa posisi duduk itu berbahaya. 

      "Kagak Bu, saya cuma mau nyuruh Ibu duduk aja. Bahaya," kata petugas tersebut. 

      Namun nenek itu malah menimpali petugas dengan makian dan amarah. Petugas itu kemudian bertanya di mana nenek tersebut turun. 

      "Ibu mau turun ke mana?" tanya petugas itu. 

      "Nggak usah tanya," jawab sang nenek. 

      "Saya mau bantu Ibu doang?" ujar petugas tersebut. 

      "Nggak usah. Aku nggak perlu bantuanmu," tukas si nenek. 

      Meski si nenek berkeras tak butuh bantuan, petugas itu tak berhenti bertanya tujuan nenek itu pergi. Petugas menerangkan bus TransJakarta itu akan berhenti di Halte Harmoni. 

      "Ini tujuan akhir Harmoni. Ibu mau turun di Harmoni atau di Juanda?" tanya petugas. 

      "Tidak usah, tidak usah tanya, kamu," jawab si nenek. 

      "Ini tujuan akhir Harmoni lho," ujarnya. 

      "Ya udah," jawabnya. 

      Nenek ini sadar bahwa dirinya direkam karena kamera si petugas terus mengarah ke wajahnya. Dia pun mengingatkan petugas agar tidak merekam wajahnya. 

      "Ini motret gua timpuk lo. Nggak usah motret-motret!" ujar nenek itu. 

      "Kagak Bu, HP saya memang gini-gini," jawab petugas sambil menggoyang-goyangkan kameranya ke atas dan bawah. 

      Ketika dimintai konfirmasi, pejabat humas PT TransJakarta Wibowo belum bisa memastikan kapan video tersebut diambil. Wibowo menduga TransJakarta itu bertrayek Pulogadung-Harmoni. 
      "Mungkin itu koridor 2, Pulogadung-Harmoni, karena petugas menanyakan ibu itu turun di Juanda atau Harmoni, dan latar belakangnya terlihat Stasiun Gambir," kata Wibowo saat dimintai konfirmasi, Kamis (12/4/2018). 

      Dia mengatakan petugasnya telah menginformasikan bahaya jongkok di kursi. Dikhawatirkan penumpang akan jatuh ketika bus mengerem atau berhenti. 

      "Petugas memberi tahu dengan sopan kepada pelanggan untuk duduk yang benar. Tidak boleh jongkok karena akan membahayakan pelanggan," terangnya. 

      "Kalau kursi itu tentu duduk, kalau jongkok tidak di atas kursi. Kalau bus berhenti nanti jatuh kan membahayakan keselamatan," pesan Wibowo.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/nenek-yang-jongkok-dikursi-bus-transjakarta-ditegur-marah-2KtH

    • By sorandi_budi
      Wang Guan dan istrinya adalah artis opera nasional, suatu ketika mereka berjumpa sekumpulan anak yatim piatu di kampungnya.
      Meskipun sangat membebani kehidupannya, mereka berjuang untuk memelihara anak-anak itu, mendidik sehingga mereka bisa menjadi sebuah grup musik mandarin 
       
    • By BincangEdukasi
      Obesitas adalah masalah besar yang dihadapi seluruh dunia. Menjadi mimpi buruk banyak orang karena membawa akibat yang membahayakan tubuh termasuk kematian. Namun sayangnya angka ini terus meningkat melebihi angka kelahiran bayi. Lalu bagamaina bila obesitas ini terjadi pada lansia dengan usia >60 tahun dengan fungsi tubuh yang menurun?

      Selama ini kita mengenal cara menurunkan berat badan melalui dua hal yaitu dengan diet dan olahraga. Mana yang terbaik?
      Pada tahun 2012 dilakukan penelitian oleh Dennis dkk di Amerika serikat yang mengumpulkan 93 lansia dengan obesitas. Penelitian ini dibagi 3 kelompok yaitu kelompok diet, olahraga dan kombinasi diet-olahraga. Hasilnya menunjukkan bahwa penurunan berat badan paling cepat terjadi pada kelompok diet dibanding kelompok diet-olahraga sekalipun. Namun dalam hal penurunan lingkar pinggang, fleksibilitas, dan asupan oksigen lebih baik pada kelompok kombinasi diet-olahraga.
      Diet yang dianjurkan pada lansia adalah diet dengan mengurangi kebutuhan kalori 500-750 kcal dari kebutuhan harian. Sedangkan olahraga yang aman bagi lansia adalah olahraga aerobik seperti jalan santai, treadmill, bersepeda dan naik turun tangga. Olahraga cukup dilakukan perlahan dan teratur selama 90 menit setiap latihan.
      Paling penting adalah proses penurunan berat badan ini dilakukan dengan bahagia karena penurunan berat badan yang sehat membutuhkan waktu yang tidak instan.
    • By BincangEdukasi
      Obesitas adalah masalah besar yang dihadapi seluruh dunia. Menjadi mimpi buruk banyak orang karena membawa akibat yang membahayakan tubuh termasuk kematian. Namun sayangnya angka ini terus meningkat melebihi angka kelahiran bayi. Lalu bagamaina bila obesitas ini terjadi pada lansia dengan usia >60 tahun dengan fungsi tubuh yang menurun?

      Selama ini kita mengenal cara menurunkan berat badan melalui dua hal yaitu dengan diet dan olahraga. Mana yang terbaik?
      Pada tahun 2012 dilakukan penelitian oleh Dennis dkk di Amerika serikat yang mengumpulkan 93 lansia dengan obesitas. Penelitian ini dibagi 3 kelompok yaitu kelompok diet, olahraga dan kombinasi diet-olahraga. Hasilnya menunjukkan bahwa penurunan berat badan paling cepat terjadi pada kelompok diet dibanding kelompok diet-olahraga sekalipun. Namun dalam hal penurunan lingkar pinggang, fleksibilitas, dan asupan oksigen lebih baik pada kelompok kombinasi diet-olahraga.
      Diet yang dianjurkan pada lansia adalah diet dengan mengurangi kebutuhan kalori 500-750 kcal dari kebutuhan harian. Sedangkan olahraga yang aman bagi lansia adalah olahraga aerobik seperti jalan santai, treadmill, bersepeda dan naik turun tangga. Olahraga cukup dilakukan perlahan dan teratur selama 90 menit setiap latihan.
      Paling penting adalah proses penurunan berat badan ini dilakukan dengan bahagia karena penurunan berat badan yang sehat membutuhkan waktu yang tidak instan.
    • By taniveline
      Dunia media sosial memang punya kejutan dan "keajaibannya" sendiri. Segala sesuatu yang diunggah di media sosial bisa jadi perbincangan publik. Bahkan foto-foto yang disebarkan di media sosial seperti Facebook bisa menjadikan si pengunggah mendadak terkenal. Seperti yang dialami oleh nenek bernama Lena Toksanbaeva ini.
      Sampai usia 79 tahun, Nenek Lena belum pernah meninggalkan negaranya Kazakstan. Hingga kemudian ia diajak jalan-jalan bersama keluarga ke London. Dilansir dari dailymail.co.uk, sepulang dari London, Nenek Lena jadi kecanduan traveling. Meski sebelumnya ia merasa takut naik pesawat terbang, tapi ia menguatkan dirinya dengan berkata pada diri sendiri kalau di usia senjanya saat ini sudah tak ada lagi hal-hal perlu ditakutkan lagi. What an awesome grandma!

      Sejak saat itu, Nenek Lena mulai menjelajahi berbagai negara seperti Thailand, Perancis, dan Spanyol. Ia pun tak melewatkan pengalaman bermain dan menikmati keseruan di Disneyland Paris. Di Thailand dan Spanyol, Nenek Lena suka menghabiskan waktunya bersantai di tepi pantai sambil menikmati cocktail.
      Banyak hal menarik dan unik dari Nenek Lena. Nenek Lena bisa selalu terlihat penuh energi dan semangat, tapi dengan syarat: punya waktu untuk tidur siang. Saat di Paris, ia terlihat menikmati waktu tidur siangnya meski di sekelilingnya banyak orang lalu lalang. Nenek Lena juga suka berwisata kuliner dan menjajal berbagai makanan khas, tapi ia akan langsung menolak jika makanan yang ditawarkan adalah serangga seperti pengalamannya saat traveling ke Thailand.

      Pernah suatu kali Nenek Lena membuat cemas keluarganya. Pasalnya saat itu, Nenek Lena tiba-tiba menghilang di pantai. Barulah sejam kemudian ia muncul kembali dan ternyata ia baru saja keluar untuk berenang. Aduh, Nenek Lena bisa-bisanya bikin khawatir keluarga sendiri. Oh ya, jangan lewatkan deretan foto Nenek Lena yang menikmati waktu jalan-jalannya di galeri foto di bawah ini.
      Aydin berkata kalau justru Nenek Lena yang selalu terlihat paling semangat untuk mengunjungi tempat-tempat baru. Foto-foto eksotis Nenek Lena telah yang diunggah di Facebook oleh Aydin membuat Nenek Lena mendadak populer. Semangatnya melihat dunia di usia senja telah membuka mata kita bahwa tak ada kata terlambat untuk mencari pengalaman baru, menjelajah tempat-tempat baru, dan bahagia dengan cara kita sendiri.
×
×
  • Create New...