Jump to content

5 Bulan Lagi Satelit Telkom Masuk Atmosfer?


RendyGunawan

Recommended Posts

  • Verified Account

post-18-0-14596000-1402916105_thumb.jpg

Bagian dari Proton-M diperkirakan akan masuk atmosfer beberapa bulan ke depan

 

 

Roket milik Rusia Proton-M gagal membawa dua satelit, termasuk milik Telkom asal Indonesia, mencapai orbit. Bagian dari roket ini, Briz-M booster, diperkirakan tetap terbang di luar angkasa selama lima bulan.

Seorang sumber di industri roket Rusia mengatakan kepada Kantor Berita Rusia, RIA Novosti, booster tersebut akan mendekati dan masuk ke lapisan atmosfer, setelah lima bulan 'mengambang' di angkasa raya. 

Senin lalu, Rusia meluncurkan roket Proton-M dengan peluncur Briz-M. Roket ini membawa satelit Telkom-3 and the Express MD2 dari Baikonur Space Center, Kazakhstan. Tapi, peluncuran ini gagal menyusul malfungsi mesin. 

Menurut Strategic Command Amerika Serikat, saat ini ada empat obyek dengan orbit yang mirip peluncuran Proton-M. Sumber RIA Novosti menduga keempat obyek itu adalah booster Briz-M, sebuah tangki tambahan, dan dua satelit yang dibawa Proton-M. 

"Mereka terpisah, tapi sistem kontrol berfungsi," kata sumber tersebut sambil menambahkan bahwa sistem kontrol satelit sudah diaktifkan. "Mereka seharusnya merespons komando."

Akibat kegagalan ini, Badan Antariksa Rusia Roscosmos membekukan sementara waktu peluncuran Proton-M dengan Briz-M booster. Kedua satelit yang gagal dibawa tersebut sedianya akan melayani TV broadcast di Indonesia. 

Satelit Telkom-3 dibangun perusahaan roket Rusia, Reshetnev, dengan peralatan telekomunikasi dari Thales Alenia Space. Sementara Express MD2 merupakan satelit kecil yang didesain oleh Khrunichev State Research and Production Space Center untuk Russian Satellite Communications Company (RSCC). Kedua satelit ini masuk asuransi Russian Ingosstrakh and Alfa Strakhovanie.

 

 

Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Apple dikabarkan sedang mengembangkan teknologi satelit untuk menemukan cara baru mengirimkan data secara langsung ke perangkat.
      Proyek satelit sudah masuk tahap awal, Apple pun telah mengumpulkan beberapa insinyur dari industri dirgantara, satelit, dan antena. Bahkan, CEO Apple, Tim Cook telah menyatakan minatnya dalam proyek tersebut.
      Namun, masih belum jelas apakah Apple berencana untuk membangun satelit sendiri atau akan menggunakan satelit yang ada. Ketertarikan Apple terhadap satelit, kemungkinan mereka ingin mengirimkan data secara langsung ke perangkat, serta mengurangi ketergantungan pada operator nirkabel. 
      Teknologi seperti satelit  dapat memungkinkan Apple untuk menghindari jaringan nirkabel tradisional dan meningkatkan fungsi seperti pelacakan lokasi.
      Untuk mensukseskan ambisinya, Apple merekrut sejumlah nama-nama besar seperti; Michael Trela dan John Fenwick, mantan kepala teknik satelit di Google dan mantan kepala operasi pesawat ruang angkasa di Google, serta Matt Ettus, pendiri Ettus Research.
      Jika ini terealisasikan, maka Apple menjadi pendatang baru di pasar satelit yang semakin ramai dan secara bersamaan menjadi pesaing SpaceX dan Amazon.
      Amazon akan siap dengan Project Kuiper-nya, yakni rencana untuk membangun jaringan 3.236 satelit dalam upaya menyediakan akses internet global.
      Amazon juga mengumumkan pekan ini akan membangun markas riset untuk Project Kuiper di Redmond, Washington, atau tidak jauh dari pangkalan Amazon di Seattle. Sedangkan pada tahun lalu, SpaceX milik Elon Musk meluncurkan dua satelit pertama dari jaringan Starlinknya.
      Jaringan itu diharapkan dapat beroperasi setelah setidaknya 800 satelit dikerahkan.
    • By pusat_indoindo
      Jajaran Direksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)
      PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom akan menyuntik modal Rp1 triliun ke anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin).
      Direktur Telkom Honesty Basyir mengatakan sebagian besar dari dana tersebut akan digunakan untuk membiayai operasional Telin dan mendanai pembangunan infrastruktur.
      “Contohnya, membangun kabel laut kan bertahap. Makanya yang banyak memang operasional expenditure sebenarnya,” ujar Honesty kepada beberapa media, Jumat (22/4).
      Honesty menjelaskan, dana sebesar Rp1 triliun tersebut tidak termasuk biaya untuk melakukan akuisisi di negara lain. Ia mengaku dana akuisisi disesuaikan dengan kondisi target perusahaan yang akan dicaplok.
      “Dana (belanja modal) itu belum termasuk akuisisi ya,” jelasnya.
      Sebelumnya, Telkom melalui anak perusahaannya, Telekomunikasi Indonesia International USA Inc (Telkom USA), telah mengakuisisi AP TeleGuam Holding Inc merupakan induk perusahaan GTA TeleGuam.TeleGuam merupakan salah satu operator telekomunikasi di Guam, yang menyediakan layanan telekomunikasi telepon tetap, telepon seluler, Internet, dan televisi berlangganan.
      Namun, Honesty mengatakan Telkom belum bisa beroperasi di Guam karena masih dalam proses memperoleh izin operasi dari otoritas negara, yang masuk teritori pemerintahan Amerika Serikat tersebut.
      “Terkait Guam, semua persyaratan sudah kami kirim. Kan ada proses. Itu sepenuhnya domain pemerintah AS. Kami belum bisa memprediksi bagaimana prosesnya,” katanya.
      Kendati demikian, lanjutnya, hal itu tak menyurutkan niat Telkom untuk terus melebarkan sayapnya di kancah internasional. Honesty menyatakan, saat ini Telin tengah menjalani penjajakan akuisisi denga beberapa perusahaan telekomunikasi.
      “Penjajakan akuisisi ada sekitar tiga perusahaan di Asia Pasifik dan Afrika,” ungkapnya.
      Honesty menyatakan, sepanjang 2015, Telin menyumbang pendapatan sekitar Rp3 triliun. Dengan ekspansi lanjutan, ia berharap pendapatan Telin bisa tumbuh hingga mencapai digit ganda. 
      “Telin, revenue sampai Rp3 triliun pada 2015. Tahun ini ya kita coba naik 10 persen,” katanya.
      PAda kuartal I 2016, Telkom membukukan laba bersih sebesar Rp4,59 triliun, tumbuh 20,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dari Rp3,81 triliun. 
      Direktur Utama Telkom, Alex J. Sinaga mengatakan kinerja positif itu berkat pendapatan perseroan yang tumbuh 16,6 persen, dari Rp23,62 triliun pada kuartal I 2015 menjadi Rp27,54 triliun. Sementara laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) tercatat tumbuh 18,8 persen menjadi Rp14,66 triliun.
      “Pada kuartal pertama 2016 ini kinerja perusahaan menunjukkan hasil yang cukup memuaskan dengan indikator pertumbuhan double digit pada pendapatan, EBITDA dan laba bersih perusahaan dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Alex.
    • By Roijuliop

      "Seperti aku akan tinggal di sana selamanya," kata Kelly kepada wartawan di Pusat Luar Angkasa Johnson di Houston dan melewati telepon selama konferensi pers pertamanya sejak kembali dari 340 hari di Kapal Stasiun Luar Angkasa Internasional.
      Misi Kelly, yang berada di stasiun dua kali lebih lama dibandingkan astronot biasanya, menjadi bagian dari program menemukan jalan dan memepersiapkan misi perjalanan manusia ke Mars yang akan berlangsung lebih dari dua tahun.
      Kelly, seorang kawakan dari tiga penerbangan angkasa sebelumnya, mengatakan awalnya merasa baik setelah mendarat di Kazakhstan, pada Selasa, tetapi kemudian kelelahan dan nyeri otot cepat diatur dalam. "Aku terkejut bagaimana merasa berbeda secara fisik dibandingkan terakhir kali, dengan nyeri otot dan sendi. Itu adalah sesuatu yang tidak terduga," kata Kelly.
      Astronot 52 tahun itu menambahkan dia harus merasakan sensasi terbakar pada kulitnya yang semakin sensitif.
      Kelly dan teman kerjanya melakukan lebih dari 450 percobaan selama penerbangan luar angkasa, yang jauh melibihi penerbangan luar angkasa AS sebelumnya yaitu 215 hari.
      Empat kosmonot dari era Soviet tinggal di orbit lebih lama lagi di stasiun yang tidak lagi beroperasi Mir, termasuk misi yang berlangsung hampir 438 hari yang berakhir Maret 1995.
      Kelly mengatakan sulit berada jauh dari keluarga dan teman, tetapi dia bisa tinggal lebih lama. "Apakah itu ilmu pengetahuan atau pergi ke tempat tertentu, saya pikir orang bersemangat pada kesempatan itu jika kau melakukan hal yang penting," kata Kelly.
      "Jika pergi ke Mars membutuhkan waktu dua tahun atau dua setengah tahun, hal itu bisa dilakukan."
      Seperti kebanyakan pengelana angakasa, Kelly kembali ke Bumi dengan keprihatinan terhadap kerapuhan planet biru ini.
      "Kau dapat melihat banyak polusi di banyak bagian Asia yang jadi terus menerus. Kau tidak dapat benar-benar melihat tanah dengan jelas. Dan kebakaran di California selama musim panas, yang asapnya menyebar cukup luas. Namun hal yang utama adalah Anda tahu betapa tipisnya atmosfir bumi, bagaimana kelihatan rapuh. Dikombinasikan dengan luasnya polusi menjadi hal yang mengkahwatirkan," kata Kelly.
      Kelly akan menjalani deretan medis, psikologi dan tes lainnya sekitar satu tahun lamanya sehingga para ilmuwan bisa mempelajari lebih lanjut tentang dampak tubuh dan pikiran manusia selama menjalani penerbangan luar angkasa.
      Saudara kembar identiknya, mantan astronot Mark Kelly, juga berpartisipasi dalam penelitian untuk melihat kemungkinan perubahan genetik dari perjalanan angkasa, yang mungkin berpengaruh pada penelitian kanker, kata John Charles, yang mengawasi program penelitian manusia NASA.
      "Saya yakin dengan mengatakan bahwa hal itu akan mempengaruhi bagaimana kita memahami kanker," kata Charles.
      Kelly dan kembarannya bertemu pada Rabu. Kemudian, pada saat itu, tinggi Kelly bertambah 3,8 cm sebagai hasil berkembangya tulang belakang pada mikrografitasi telah berbalik. "Dia telah menyusut ke tinggi normal," kata Mark Kelly kepada wartawan.
    • By keenion

      Mengakses Netflix memang menyenangkan. Namun layanan video streaming berbayar ini dianggap menyimpan cela, yakni terkait masih adanya konten negatif serta belum comply dengan regulasi Indonesia. 
      Kondisi ini akhirnya membuat Telkom Group memutuskan untuk memblokir Netflix dari layanan internetnya: IndiHome, wiFi.id, dan Telkomsel.
      Terkait kondisi tersebut, Direktur Eksekutif ICT Watch menyebut jika langkah Telkom Group sudah tepat. Jika memang alasannya adalah konten negatif. Namun jangan lupa, ini artinya YouTube juga perlu segera diblokir.
      Termasuk pula kalau alasannya agar comply dengan UU, langkah pemblokiran Netflix oleh Telkom, juga dianggap tepat. Namun jangan lupa juga nanti teknologi-teknologi terbaru macam Internet of Things (IoT) juga harus comply dengan UU Telekomunikasi no 36 tahun 1999.
      "Kemudian kalau soal belum bayar pajak anu itu, jangan lupa itu Facebook kan juga narikin duit tuh dari indonesia, untuk pemasang iklannya. Kan belum bayar pajak. harus diblokir juga," sindirnya.
      Donny kemudian menyoroti langkah Telkom yang terkesan melangkahi Kominfo dengan melakukan pemblokiran terhadap Netflix, padahal hal itu sebenarnya dimungkinkan jika menilik Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif.
      "Regulasinya memungkinkan ISP apapun untuk memblokir apapun. Hal ini tertuang di pasal 7 dan 8," ujar penggiat Internet Sehat ini.
      Dijelaskan Donny, Pasal 7 kurang lebih berbunyi, membolehkan siapapun punya sistem filtering sendiri-sendiri. Sementara Pasal 8, ISP boleh memfilter mandiri atau bekerjasama dengan penyedia filtering tersebut.
      Jadi Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif ini sejatinya hanya mewajibkan, minimal memasukkan list Trust+ terkait peredaran konten negatif. 
      "Logikanya, minimalnya Trust+, lainnya ya diramu dan diracik sendiri kan?" tegasnya.
      Jadi lanjut Donny, berdasarkan Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tersebut, jika Telkom sepanjang sudah memasukkan list yang ada di Trust+ maka sudah aman, dalam arti telah mengikuti aturan. Sementara jika Telkom selanjutnya mau memasukkan Netflix, ya diperbolehkan secara aturan.
      "Kalau harus comply sama regulasi UU penyiaran, UU anu itu... Ya mari kita lihat relevansinya teknologi yang ada dengan UU yang ada. IoT dan konvergensi teknologi, yakin dapat diatur pake UU Telekomunikasi tahun 1999?" sergah Donny.
      "Kominfo memanggil (Telkom Group) juga untuk apa? Regulasinya membolehkan kok. Dan kalau alasannya belum bayar pajak, itu yang pasang Adsense di Google atau Facebook, bayar langsung ke luar negeri, gak bayar pajak Facebook dan Googlenya. Yaa tutup juga dong," imbuhnya.
      Donny yang juga seorang dosen itu sebetulnya lebih sepakat dengan langkah yang diambil Menkominfo Rudiantara terkait bagaimana menangani Netflix. Sebab, dikatakan jika alasannya pornografi, lebih porno YouTube. Namun pertanyaannya adalah, apakah Telkom mau konsisten dengan menutup YouTube sekalian? Terlebih Netflix bisa diakses dengan menggunakan kartu kredit, yang biasanya hanya dimiliki orang dewasa. Juga ada parental control, sehingga lebih berlapis soal keamanan konten ketimbang YouTube dkk.
      "Jadi sebaiknya kasih waktu agar mereka (Netflix) bisa comply dengan regulasi yang ada, dengan catatan, regulasi tersebut tetap ramah pada perkembangan teknologi, tapi juga dapat melindungi kepentingan indonesia. Jangan ujug-ujug ditutup, itu mah arogan. Kan udah bener itu chief, Netflix diminta buka kantor di Indonesia, terus proses comply soal pajaknya, misalnya kerjasama dengan existing operator".
      "Karena sekarang eranya konvergensi, many to many. Kita regulasi telekomunikasi, penyiaran, internet (UU ITE) masih terpisah-pisah. Telkom kan motonya 'the world in your hand'. Nah, 'world' menurut siapa kalau pada akhirnya Telkom lah yang menentukan sendiri apa yang boleh atau tidak boleh diakses oleh masyarakat indonesia, khususnya pelanggannya".
      "Kominfo kan juga sudah mensyaratkan Netflix harus berbadan hukum di Indonesia, buka kantor perwakilan di Indonesia, dan kerjasama dengan existing operator. Sudah itu saja dulu dorong, kan Chief RA (Menkominfo Rudiantara-red.) juga kasih tenggat waktu. Jadi jangan main asal tutup lapak orang!" Donny menandaskan.
    • By berita_semua

      Hampir semua dari kita pasti akan berpikir bahwa sesuatu yang padat seperti sebuah bulan akan ada selamanya. Tapi Phobos, bulan Mars memiliki tanggal kedaluwarsa.
      Para ilmuwan baru-baru ini menyajikan sebuah teori bahwa Phobos perlahan-lahan hancur berantakan karena gravitasi Mars, dan bisa tidak ada lagi dalam 30-50 juta tahun yang akan datang. Penelitian ini dipresentasikan pada Meeting of the Division of Planetary Sciences di American Astronomical Society.
      Para peneliti menganggap bahwa adanya alur linear panjang di permukaan bulan adalah indikasi bahwa bulan secara perlahan akan luruh. Teori sebelumnya menyatakan bahwa garis tersebut disebabkan oleh meteorit besar yang menghantam permukaan bulan.
      Sekarang, para ilmuwan meyakini bahwa Phobos tidak padat, melainkan tumpukan puing dilapisi dengan lapisan tebal debu yang membuatnya tampak padat. Dalam beberapa juta tahun ke depan, bulan bisa saja hancur lebur tak bersisa.
      Phobos hanya mengorbit sekitar 3.700 mil di atas permukaan Mars. Itu lebih dekat daripada bulan lainnya di tata surya, dan menyebabkan Phobos tertarik 6 kaki lebih dekat ke permukaan Mars setiap abadnya. Sebagai perbandingan, bulan Bumi, yang padat, adalah 238.900 mil jauhnya.
      Tentu saja, satu-satunya cara untuk benar-benar memastikan apa yang terjadi dengan Phobos yaitu dengan melihat lebih dekat. Rusia berusaha untuk mengirim sebuah pesawat luar angkasa untuk Phobos pada tahun 2011, tetapi pesawat ruang angkasa Phobos-Grunt tak pernah meninggalkan orbit Bumi. Jepang berencana untuk meluncurkan pesawat luar angkasa ke Phobos sekitar 2022. Jika semua berjalan dengan baik, kita mungkin mendapatkan pemandangan Phobos lebih baik sebelum ia memenuhi kematian utamanya.
×
×
  • Create New...