Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
Sam

JAZZ ITSELF

Recommended Posts

Mengamati musik jazz itu sama dengan mencoba meneliti sebuah "ke-tidakberaturan yg menjadi sebuah keberaturan untuk dipahami bersama". Kadang retorika ini hanya bisa dipahami oleh sedikit orang ndral. :senyum Musik jazz tidak sesimpel musik lain yang bisa dengan mudah menyusup ke gendang telinga siapa saja. Jujur ane pun masih sering merasa begitu. :berpikir Ada beberapa siaran di TV kabel yang menyiarkan Java Jazz Festival, dan ane ngerasa kesulitan buat mencerna tingkat ke-jelimet-an dari musik yang notabane senantiasa diidentikkan dengan pemahaman sempit bahwa Jazz adalah musik yang rumit dan cuma buat kalangan elit. :wew Tapi melihat fakta kalau musik Jazz itu memang jelimet, keliatannya ane yakin akan satu fakta bahwa musik jazz adalah musik yang bisa dinikmati sepenuhnya hanya oleh mereka yang bisa memainkan jazz juga. Ya, karena musik jazz itu sendiri adalah musik roots yang bener bener melibatkan soul, makanya esensi musikalitasnya cuma bisa dipahami sama mereka yang pernah merasakannya juga ndral  :yes .

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By ohshit
      Layanan streaming musik Spotify akan melacak pengguna yang menggunakan paket berlangganan keluarga. Spotify menawarkan paket berlangganan keluarga yang bisa dinikmati oleh beberapa akun pengguna.
      Satu paket berlangganan yang bisa dipakai beberapa akun ini menawarkan tarif yang lebih murah.
      Akan tetapi, paket keluarga ini memang rentan disalahgunakan oleh pengguna. Alih-alih digunakan di antara anggota keluarga, paket malah digunakan di antara teman.
      Premium Family adalah paket US$15 per bulan atau sekitar Rp209ribu untuk hingga enam orang. Satu-satunya syarat adalah mereka semua tinggal di alamat yang sama. Spotify khawatir ada pengguna yang menyalahgunakan paket itu demi membayar Spotify US$2,5 atau sekitar Rp34 ribu.
      Tahun lalu, Spotify mulai menindak penyalahgunaan ini dan saat ini, Spotify memutuskan untuk melacak lokasi pengguna.
      Spotify baru-baru ini memperbarui syarat dan ketentuannya untuk pelanggan Keluarga Premium. Syarat ini mengharuskan pengguna untuk memberikan lokasi pengguna dari waktu ke waktu.
      Lokasi ini merupakan salah satu bukti bahwa pengguna dan pengguna yang berada dalam paket yang sama merupakan satu keluarga.
      Sesungguhnya, Spotify telah menguji coba pelacakan ini tahun lalu, tapi mendapat penolakan keras dari pelangggan. Saat ini, Spotify berminat untuk meluncurkan permintaan data lokasi pengguna.
      "Perubahan pada kebijakan memungkinkan Spotify untuk secara sewenang-wenang menggunakan lokasi seseorang untuk memastikan apakah mereka terus tinggal di alamat yang sama ketika menggunakan akun keluarga, dan tidak jelas seberapa sering Spotify akan menanyakan perangkat pengguna untuk informasi ini," ujar Ketua Teknologi Kelompok Pengawas Privacy International Christopher Weatherhead kepada CNet.
      Data lokasi sangat sensitif karena memberikan informasi di mana pengguna pernah berada, sehingga memberikan rincian perusahaan dan pengiklan tentang kehidupan pribadi pengguna.
      Dengan 108 juta pelanggan, Spotify adalah kekuatan dominan dalam bisnis streaming musik. Pesaing terdekatnya, Apple Music, memiliki 60 juta pelanggan.
    • By paimin
      Untuk pertama kalinya sejak Hadiah Pulitzer untuk musik diadakan 75 tahun lalu, musisi hip-hop menjadi pemenang mengalahkan musisi musik klasik dan jazz, dua genre yang selalu memenangkan penghargaan Pulitzer. 

      Penghargaan Pulitzer yang diberikan pertama kali pada 101 tahun lalu terkenal sebagai penghargaan tertinggi untuk karya jurnalistik Amerika. Namun kemudian juga memberi penghargaan untuk buku, musik, dan puisi, tentunya dinilai dengan sudut pandang jurnalistik  yang kuat. 

      Adalah Kendrick Lamar dengan albumnya “Damn” yang mencatatkan sejarah dalam pengumuman Hadiah Pulitzer Senin 17 April sore waktu New York di Columbia University. Pada Minggu 8 April lalu teater musik hip-hip berjudul “Hamilton” juga meraih paling banyak penghargaan dalam Oliver Awards, penghargaan teater terbesar di Inggris yang gengsinya sekelas Broadway Tony Awards di Amerika dan Molière Award dari Perancis. 

      Dalam rilis persnya, Dewan Pulitzer menganggap album “Damn” sebagai koleksi lagu dengan teknik tinggi (virtuoso) yang disatukan oleh keaslian budaya yang membentuknya (vernakular) dan dinamisme ritmik yang mempengaruhi sketsa dalam menangkap kompleksitas kehidupan Afrika-Amerika modern. 

      Media Variety dalam laporannya menyatakan gagal mendapat komentar Kendrick Lamar namun kepala label Lamar, Top Dawg Entertainment dalam twitternya mengatakan, “Pemenang Hadiah Pulitzer, Kdot from Compton (salah satu lagu Lamar, yang liriiknya menjadi semacam pernyataan biografis). Saya [lebih baik] tidak pernah mendengar salah satu dari Anda, berbicara dengan sesuatu yang kurang dari rasa hormat di mulut Anda untuk Kendrick Lamar." #TDE. 

      Adapun Host Dana Canedy, seorang jurnalis yang juga administrator Pulitzer, dilaporkan Variety tampak diam-diam senang ketika memberikan pengumuman pemenang, dan dalam wawancara dengan New York Times tak lama seusai acara mengatakan, “Kami sangat bangga dengan pilihan ini.
      Ini berarti bahwa juri dan sistem penilaian dewan bekerja sebagaimana seharusnya - pekerjaan terbaik telah diberikan oleh Hadiah Pulitzer. Ini menyinari musik hip-hop dengan cara yang sama sekali berbeda. Ini adalah momen besar untuk musik hip-hop dan momen besar bagi Pulitzers. ” 

      Media sangat menunggu pernyataan lengkap Pulitzer yang biasanya menjelaskan alasan di balik keputusannya. Sebab, ada sedikit keraguan tentang dampak Lamar terhadap hip-hop, musik, dan budaya sejak Lamar pertama kali masuk industri dengan album “Good Kid M.A.A.D City” pada 2012. 

      Namun, Variety menyebut bahwa setiap album Lamar telah memberi perkembangan pada musik hip-hop dari yang pernah ada sebelumnya, tetapi yang paling penting, liriknya mencerminkan didikannya di daerah Compton yang keras di Los Angeles, pengalaman menjadi seorang  kulit hitam di Amerika, sejarah dan warisan hip-hop, ketenaran dan banyak topik lainnya. Semua melalui sikap yang sangat sederhana dan percaya diri, tidak seperti sebagian besar rapper lainnya yang kurang percaya diri dan berlebih-lebihan dalam sikapnya. 

      Lamar yang baru 30 tahun, tapi telah memenangkan 11 Grammy Awards dan telah dipuji oleh dan telah bertemu dengan Presiden Barack Obama dalam beberapa kesempatan, disebut Variety selalu mampu melihat dunia dalam lensa jiwa yang matang. 

      Secara musikal, album-albumnya telah menantang dirinya sendiri dan standar hip-hop. Sementara “Good Kid” adalah sebuah gambaran kaleidoskopik tentang kehidupan Lamar dan didikannya dalam konteks musik yang benar-benar melodis namun sanggup keras memukul. 

      Album berikutnya, “The Pimp of Butterfly” memberi tantangan berat bagi pendengarnya, Lamar meminta bantuan dari musisi jazz Los Angeles untuk mendukungnya, dan lagu-lagu seperti “Allright” adalah sebuah lagu tidak resmi dari gerakan Black Lives Matter, relatif sederhana secara musikal, sementara lagu-lagunya yang lain sangat menantang bahkan untuk komposisi jazz terumit (jazz head). 

      Dan album terakhirnya "Damn" menjadi upaya kembali ke hip-hop yang lebih konvensional secara keseluruhan, itu bukan tanpa tantangan: sebagai contoh, bagian kedua  dari lagu berjudul "DNA" menampilkan tiga unsur musik yang berbeda yang satu sama lain  nyaris tidak ada hubungannya. 
      Pada bulan November tahun lalu, Lamar mendapat penghargaan sebagai Variety's Hitmaker of the Year. Dan Lamar telah membawa tahun ini sebagai tahun yang sebenar-benarnya sangat besar untuk musik Hip-Hop.
      Mari Simak:
      Kendrick Lamar - DNA.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/2018-tahun-hiphop-pertama-kali-menang-pulitzer-2Ku3

    • By berita_semua
      Ed Sheeran merayakan ulang tahunnya yang ke-26 pada Jumat 17 Februari 2017. Di pergantian usianya, penyanyi Inggris ini merilis lagu terbarunya seperti yang sudah dijanjikan. Lagu tersebut berjudul How Would You Feel (Paean).
      Berbeda dengan dua lagu sebelumnya yakni Shape of You dan Castle on the Hill, How Would You Feel (Paean) merupakan lagu ballad yang bercerita tentang penantian seseorang yang sedang jatuh cinta. Salah satu liriknya berbunyi, “How would you feel if i told you i loved you.”
      Ed juga telah merilis video klip dari How Would You Feel (Paean). Jika dua video klip sebelumnya berisi adegan yang menceritakan isi lagu, kali ini How Would You Feel (Paean) hanya memperlihatkan Ed yang bernyanyi sambil memetik gitarnya di sebuah ruangan ditemani seorang pianis.
      Lewat Twitter, Ed menjelaskan jika How Would You Feel (Paean) adalah salah satu lagu favoritnya. Pemenang Grammy ini mengatakan merilis How Would You Feel (Paean) sebagai perayaan ulang tahunnya.
      “Karena ini adalah ulang tahunku, aku merilis sebuah lagu baru berjudul How Would You Feel (Paean). Dengarkan selagi aku makan kue,” kicau Ed.
    • Guest News
      By Guest News
      Setelah sukses meluncurkan single pertama yang bertajuk “Dirikan Sholat”, kali ini Hariza ingin memperkenalkan single kedua yang bertajuk “Syahadat”. Dalam single kali ini mereka ingin menjelajahi semesta music, dengan memadukan nuansa Tilawah melayu dan music elektronik modern. Teknik Rap akan sangat kental disuguhkan dalam single kali ini.
      Besar harapan mereka musikalitas dan kedewasaan dalam bermusik Hariza Nasyid terus berkembang serta bermanfaat bagi Hariza sendiri dan umat. Semoga single syahadat ini dapat diterima oleh masyarakat dan dapat ikut meramaikan belantika musik tanah air.

    • By berita_semua
      Sejak memulai karier bermusik pada 1999, sampai saat ini penyanyi Rio Febrian telah mengeluarkan enam album. Sepanjang perjalanan kariernya itu pula, Rio berada di bawah naungan label ternama di Indonesia.
      Memasuki tahun ke-17 berkarier di dunia musik, ayah dari Jamaica Fosteriano dan Kalampati Sinarra Febrian ini mantap ingin mengambil jalur indie. "Pokoknya harus optimistis," ujar Rio saat ditemui di Hotel Atlet Century Park Senayan, Selasa, 13 Desember 2016.
      "Sudah saatnya kita bikin sendiri dan punya master sendiri buat generasi gue berikutnya. Jadi, enggak dipegang label gue," dia mengungkapkan.
      Meski demikian, penyanyi kelahiran Jakarta, 25 Februari 1981, ini mengatakan tidak akan mengubah jalur musiknya. Rio menuturkan musiknya saat ini merupakan ciri khasnya.
      Pemenang kontes menyanyi Asia Bagus 1999 ini juga menyatakan tak khawatir perpindahan jalur ini akan menghambat kariernya. "Menurut gue, kita malah bisa nemuin sesuatu yang baru dengan begitu."
      Sebelumnya, ia juga mengatakan, keberhasilannya bertahan di dunia musik adalah karena dirinya mencintai dan menjalani hidup dengan musik itu sendiri. "Dengan menghasilkan karya, gue bisa menjamah yang lainnya," ujar Rio.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy