Jump to content
Sign in to follow this  
Adeus

Bahaya Mencet Jerawat, Stop Itu!

Recommended Posts

jerawat.jpg

Memiliki wajah mulus tanpa jerawat menjadi dambaan semua orang. Sayangnya, tidak semua orang memiliki kulit bebas jerawat. Bahkan, di antara mereka tidak jarang memilih memencet jerawat karena ingin mengeluarkan isinya agar cepat hilang. Namun, ternyata cara itu tak menyelesaikan masalah dan sangat tidak dianjurkan karena dapat membuat kondisi kulit semakin buruk.

Ketika Anda menekan jerawat, maka sebum, sel kulit mati dan bakteri dipaksa berada di bawah permukaan kulit. Hal ini justru dapat menyebarkan infeksi. 

Dikutip dari Metro, seorang ahli dermatologi menjelaskan bahwa memaksa untuk ‘menguras’ jerawat hanya akan membuat isinya didorong ke kulit sekitarnya, yang dapat menyebabkan kulit sekitar justru terinfeksi.

Konsultan dermatologi di Rumah Sakit St Vincent di Melbourne, Michelle Rodrigues, mengatakan bahwa hampir semua jerawat akan mereda tanpa intervensi apapun. "Memencet dan mencoba untuk mengeluarkan isi jerawat bukan solusi terbaik dan malah dapat membuat kulit Anda lebih parah," ujarnya.

Dia mengibaratkan bahwa jerawat seperti tas kecil di bawah kulit yang mengandung minyak, bakteri, dan memiliki potensi mengalami peradangan. Karena itu, dengan memencetnya dapat mengakibatkan isi jerawat didorong ke dalam kulit di sekitarnya, sehingga membuat masalah lebih buruk dan dapat menyebabkan infeksi dan penggelapan di daerah itu.

"Peradangan dapat menjadi begitu buruk dan meninggalkan jaringan parut saat jerawat akhirnya mereda. Jaringan parut tidak seperti jerawat, karena dia bisa permanen," ungkapnya.

Jika Anda menahan keinginan untuk memencet, jerawat biasanya akan sembuh dalam waktu sekitar seminggu tanpa meninggalkan bekas luka. Isi jerawat juga akan hilang atau kering dengan sendirinya. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By kotawa
      Jerawat merupakan salah satu dari sekian banyak permasalahan kulit yang dianggap mengganggu. Tidak hanya kerap menimbulkan rasa sakit, munculnya jerawat ternyata juga dapat mengganggu penampilan. Selain wajah, jerawat juga lazim muncul pada beberapa bagian tubuh lainnya, salah satunya di area ketiak. Munculnya jerawat di ketiak terkadang memang sangat menyiksa karena area ini termasuk bagian lipatan tubuh yang sensitif. Selain disebabkan kurangnya menjaga kebersihan, munculnya jerawat di ketiak rupanya juga bisa disebabkan oleh tiga hal berikut. Apa saja?
      Adanya Penyumbatan Folikel Rambut di Ketiak
      Penyumbatan folikel rambut bisa menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat di ketiak. Hal ini dapat terjadi jika kamu terbiasa mencukur bulu ketiak yang tumbuh. Terlalu sering mencukur bulu ketiak dapat memunculkan potensi bulu ketiak tidak dapat tumbuh keluar lagi, melainkan masuk ke dalam epidermis kulit. Hal ini tentunya dapat menghasilkan tonjolan-tonjolan kecil menyakitkan di ketiak yang menyerupai jerawat. Sebelum mencukur, kamu dapat mengoleskan kapas yang telah dicelupkan pada air hangat yang telah dicampur ½ sdt garam pada ketiak kamu. Ini bertujuan untuk melembutkan rambut sebelum dicukur. Selain itu, biasakan juga untuk menggunakan krim cukur yang tebal guna menghindari iritasi kulit saat bercukur. Jika memungkinkan, selalu gunakan pisau cukur baru setiap kali hendak mencukur ketiak, ya!
      Penggunaan Deodoran yang Berlebihan
      Selain disebabkan oleh kebiasaan mencukur bulu ketiak, penggunaan deodoran juga dapat berperan menyumbat pertumbuhan folikel rambut. Hal ini disebabkan karena pemakaian deodoran yang berlebihan secara tidak langsung dapat menyumbat pori pada kulit ketiak, yang pada akhirnya menimbulkan jerawat. Selain itu, beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam deodoran juga dapat menimbulkan reaksi alergi hingga menyebabkan iritasi pada kulit ketiak yang ditkamui dengan munculnya jerawat. Pemakaian deodoran yang benar tidak harus digunakan setiap hari, melainkan dibatasi satu hingga dua kali saja dalam seminggu. Selain itu, gunakan deodoran hanya saat kulit kamu benar-benar sudah kering agar penyerapannya lebih maksimal.
      Mengalami Hidradenitis Suppurativa
      Apabila kamu tidak pernah mencukur bulu ketiak dan menggunakan deodoran, tetapi memiliki jerawat cukup besar di ketiak, bisa jadi kamu sedang mengalami kelainan kulit yang disebut hidradenitis suppurativa. Kelainan kulit ini sering disalah artikan sebagai jerawat karena keduanya memiliki tanda dan gejala yang mirip, di antaranya disertai dengan benjolan berwarna merah berisi nanah yang terasa nyeri. Namun, hidradenitis suppurativa ini sama sekali berbeda dengan jerawat.
      Hidradenitis suppurativa merupakan peradangan kronis di kelenjar keringat yang disebabkan oleh infeksi sehingga menimbulkan benjolan berisi nanah dan dapat menyebabkan jaringan parut pada kulit. Ketiak adalah area tubuh yang paling sering terkena penyakit ini. Walaupun tampilannya mirip jerawat, namun benjolan hidradenitis suppurativa biasanya berukuran lebih besar dengan rasa nyeri yang teramat sangat, seperti melepuh dan juga berisi nanah. Jika kamu mulai merasakan hal ini, segeralah kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.
    • By Tania
      Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan keripik singkong. Camilan bertekstur renyah ini menjadi salah satu camilan favorit, karena memiliki cita rasa gurih yang khas, dan harganya pun relatif terjangkau.
      Namun sayangnya, tidak banyak yang mengetahui bahwa keripik singkong juga dapat memicu timbulnya penyakit berbahaya jika terlalu banyak dikonsumsi. Untuk mengetahui lebih lanjut.
      Mengandung karsinogen
      Keripik singkong memang bukan camilan biasa. Makanan ini harus diolah dengan tepat untuk mencegah munculnya zat-zat kimia yang berbahaya seperti karsinogen. Pasalnya, zat kimia ini akan berubah menjadi racun ketika dipanaskan. Sementara untuk mengolah keripik singkong, Anda harus menggorengnya di dalam minyak panas. Oleh karena itu, batasi konsumsi keripik singkong untuk mencegah penyakit berbahaya.
      Kandungan garam yang tinggi
      Selain harganya yang murah, keripik singkong kerap menjadi camilan favorit karena rasanya yang gurih dan bertektur renyah. Tapi perlu Anda ketahui bahwa rasa gurih tersebut ternyata berasal dari taburan garam yang dicampurkan pada proses pengolahan. Nah, jika mengonsumsi garam terlalu banyak juga sebetulnya tidak baik untuk kesehatan tubuh karena dapat memicu timbulnya penyakit ginjal dan darah tinggi. Kadar garam yang dianjurkan dalam sehari adalah 2,3 gram, sementara keripik singkong memiliki kandungan 180 gram.
      Mengandung Lemak Trans dan Tak Jenuh
      Seperti yang telah disampaikan sebelumnya. Untuk menghasilkan keripik singkong yang renyah, pada saat proses pembuatan singkong akan digoreng dalam minyak yang panas. Proses inilah yang membuat camilan tersebut mengandung lemak trans dan lemak jenuh. Jadi jika terlalu banyak dikonsumsi, keripik singkong sejatinya akan membuat kadar kolesterol meningkat secara drastis. Di sisi lain, lemak trans dan lemak jenuh juga dapat memicu penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
      Kandungan nutrisinya menurun
      Meski singkong memiliki kandungan nutrisi dan karbohirat yang cukup tinggi, namun karena proses pengolahannya yang digoreng dengan minyak panas, kandungan nutrisi itu cenderung menurun. Jika Anda terus mengonsumsi makanan tersebut, tentu asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak akan tercukupi. Dampaknya akan menyebabkan Anda kekurangan nutrisi, serta meningkatkan risiko berbagai penyakit.
    • By duniagelap
      Cokelat adalah salah satu jenis makanan yang disukai banyak kalangan didunia. Cokelat mempunyai citarasa yang manis, Gurih dan tetap nikmat ketika dibuat sebagai campuran roti atau minuman susu. Makan cokelat dapat dinikmati diberbagai kesempatan dan cocok dimakan oleh segala usia dan jenis kelamin. Makanan cokelat dapat dijadikan sebagai makanan pengganti nasi untuk sementara, Karena cokelat mampu menekan rasa lapar jika seseorang dalam kondisi sulit menemukan karbohidrat seperti nasi.
      Alasan mengapa senyawa cokelat dan mie tidak cocok
      Makan cokelat setelah makan mie merupakan kebiasaan buruk yang berbahaya. Kebiasaan buruk itu terbukti dapat mengganggu kesehatan jika dilakukan setiap hari dalam jangka panjang. Kandungan pada cokelat dan mie tidak bisa bergabung menjadi reaksi kimia yang baik didalam tubuh karena kedua bahan makanan tersebut sangat bertolak belakang dan menyebabkan semacam penolakan jaringan tubuh terhadap reaksi kimia antara cokelat dan mie yang akhirnya ketika dua bahan makanan itu bercampur didalam lambung maka akan bersifat racun.
      Kebiasaaan mengkonsumsi cokelat setelah makan mie yang dilakukan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan terhadap beberapa organ tubuh manusia, Ini berlaku untuk semua usia dan dinegara manapun serta tidak mengenal ruang dan waktu, Hal ini disebabkan kandungan yang ada pada dua makanan ini memang tidak akan pernah cocok untuk disantap dalam waktu yang hampir bersamaan. Sebenarnya bahaya makan mie instan sangat mematikan jika dimakan terlalu berlebihan dan akan menggandakan efek bahayanya jika seseat setelahnya anda mengkonsumsi cokelat.
      Cokelat mengandung :
      Mengandung vitamin E Senyawa Teobromin Senyawa Anandamide Trioxide arsenic Zat fenetilamin Kolesterol Zat Alkaloid kalsium Zat antioksidan Protein dan lemak Mie mengandung :
      Mengandung MSG atau penyedap rasa yang sangat tinggi Mengandung natrium Mengandung benzoic acid Hidroxy methyl benzoate Karbohidrat tinggi Lemak jenuh ganda Arsenic pentocide Rendah serat dan protein Kandungan garam yang tinggi Kandungan gula yang tinggi Inilah bahaya makan coklat setelah makan mie yang dilakukan setiap hari, secara berlebihan atau dalam jangka panjang :
      1 Menyebabkan pembuluh darah pecah
      Bahan pengawet yang ada pada mie jika bergabung didalam tubuh dengan lemak dan kolesterol yang ada pada cokelat maka dapat melekat dan menumpuk pada dinding pembuluh darah yang lama kelamaan menyebabkan reaksi kimia berupa pecahnya pembuluh darah.
      2. Menyebabkan keracunan
      Nutrisi yang ada pada cokelat tidak cocok jika harus bergabung dengan bahan pengawet dan MSG yang ada pada mie karena dapat menjadi racun dan mengiritasi organ tubuh yang mnenyebabkan seseorang keracunan. Gejala awal keracunan bisa berupa mual, Muntah muntah, Sakit kepala dan sakit perut.
      3. Menyebabkan alergi pada kulit

      Kandungan MSG yang ada pada produk mie dapat memicu alergi pada permukaan kulit dan dalam tubuh jika tergabung dengan kandungan senyawa yang ada pada cokelat. MSG bersifat mengikat dan memperlambat tubuh dalam urusan penyerapan nutrisi sehingga seseorang dapat terserang alergi berupa ruam ruam merah dikulit yang kemudian diikuti sakit pada dada dan terserang sakit kepala berulang.
      4. Menyebabkan kerusakan jaringan usus

      Makan cokelat setelah makan mie dapat membuat usus teriritasi karena kandungan pada cokelat dan mie dapat menimbulkan reaksi kimia yang panasdan melukai dinding usus. Kinerja usus bisa terganggu dan menyebabkan seseorang menjadi terkena masalah kesulitan buang air besar.
      5. Menyebabkan kerusakan ginjal
      Jaringan ginjal akan dipaksa kerja keras dan tertekan untuk menyerap cairan yang mengandung bahan bahan makanan ynag tidak bisa saling bergabung karena dapat memicu reaksi kimia racun daalam tubuh. Ginjal yang kelelahan dapat menyebabkan kinerja giunjal makin menurun dan menyebabkan ginjal kehilangan kemampuan untuk menetralisir zat zat makanan dalam cairan tubuh yang telah terkontiminasi dengan kandungan cokelat dan mie yang telah berubah menjadi racun.
      6. Menyebabkan gangguan fungsi hati
      Kandungan MSG yang tinggi pada mie yang bergabung dengan senyawa flavonoid pada cokelat dapat berubah menjadi racun berbahaya dan menyebabkan iritasi pada jaringan hati sehingga fungsi hati kehilangan kemampuannya dalam Menetralisir racun dan mengalami hambatan untuk segera mengeluarkan racun melalui air seni atau keringat. Kondisi ini dapat masuk kategori sebagai penyakit gangguan fungsi hati.
      7. Menyebabkan penyakit jantung
      Kandungan MSG pada mie dapat mengalami penumpukan dan pengendapan seperti kristal dijaringan jantung dan menyumbat pembuluh arteri dan membuat pembuluh darah semakin melebar, Kondisi ini dapat menyebabkan arteri jantung jadi terganggu dan menimbulkan nyeri dada dan sesak nafas. Kandungan MSG yang berlebihan dalam tubuh dapat meracuni pembuluh arteri jantung yang nantinya dapat memicu munculnya gagal jantung atau penyakit jantung jenis ainnya. Kurangi kandungan MSG yang berlebihan agar manfaat nutrisi yang ada pada mie tidak sia sia.
      8. Menyebabkan tekanan darah naik
      Kandungan MSG, kolesterol dan lemak jenuh pada mie jika terus menerus masuk pada tubuh dalam jumlah yang berlebihan dan jangka panjang maka lama kelamaan mampu menyumbat perdaran darah dan memperlambat aliran darah serta mencederai saraf saraf disekitar saraf kepala, Kondisi dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit darah tinggi.
      Mie mengandung zat kimia arsenic pentaxide yang ternyata tidak dapat bercampur dengan zat dan elemen dari makanan cokelat. Jika ada percampuran maka akan berubah menjadi reaksi kimia yang bersifat tajam dan beracun yang dapat mencederai organ tubuh bahkan menyebabkan kematian pada orang orang yang sebelumnya telah memiliki penyakit tertentu misalnya penyakit liver hati.
    • By dugelo

      Hoverboard sedang trendi akhir-akhir ini. Situs lelang eBay mencatat penjualan 5.000 unit hoverboard pada hari belanja Black Friday yang lalu. 
      Tapi ada persoalan serius yang terjadi di tengah tren itu. Alat ini terbilang berbahaya kalau kalian tak hati-hati menggunakannya. Sudah banyak kasus pengguna yang jatuh karenanya. 
      Lebih berbahaya lagi, hoverboard murahan juga berisiko meledak atau terbakar dan menyebabkan cedera penggunanya.
      Seperti dilansir Popular Science, toko online Amazon sampai berhenti menjual beberapa modelhoverboard dan Overstock bahkan sampai berhenti menjual alat tersebut. 
      Kota seperti London dan New York City bakalan membuat aturan yang ketat mengenai penggunaanhoverboard di jalanan atau tepi jalan. 
      Jadi, kalau kalian ingin ikut merasakan alat yang sedang ngetren ini, berhati-hatilah ya. 
      Sebenarnya, apa sih hoverboard? Secara bentuk, hoverboard itu seperti skateboard. Terminologinya sendiri berasal dari film Back to The Future II. 
      Tapi tak seperti di film itu, hoverboard ini tak benar-benar mengambang lho. Ia masih memakai roda. Untuk menggerakkannya, perlu kombinasi antara keseimbangan penggunanya dan teknologi di dalamnya. 
      Jadi, komponen dasar hoverboard itu adalah sebuah gyroscope untuk mengatur keseimbanganhoverboard, motor untuk menyeimbangkan dan menggerakkan, microprocessor untuk mengaturoutput ke motor, dan baterai.
    • By berita_semua
      WiFi yang menghubungkan kita dengan Internet kini sudah menjadi kebutuhan kita sehari-hari. Tak heran, tempat-tempat yang menyediakan koneksi Internet (hotspot), selalu menjadi tempat berkumpul. 
      Dari perpustakaan sampai ke kafe atau restoran, WiFi menjadi daya tariknya. Apalagi kalau gratisan. Sudah pasti jadi acuan. 
      Tapi masalahnya, koneksi WiFi gratisan juga menjadi daya tarik bagi peretas komputer lho. Dari yang sekadar ingin membobol sistem komputer kita, sampai yang berniat jahat membobol akun bank atau kartu kredit. Ngeri, kan? 
      Celakanya, banyak kita yang abai terhadap bahaya seperti itu. Keamanan menjadi resiko yang paling sering diabaikan dari pengguna WiFi gratisan yang tak memerlukan password. Padahal, itu adalah peluang besar bagi peretas untuk mengakses perangkat lain yang sama-sama memakai jaringan itu. 
      Ancaman terbesar, menurut Kaspersky, perusahaan antivirus itu, adalah para peretas menempatkan dirinya di antara pengguna WiFi dengan koneksi Internet. 
      Alih-alih terkoneksi langsung ke hotspot, kita yang jadi korban justru terus menerus mengirimkan informasi kepada para peretas. Informasi apapun bisa bocor. Apalagi kalau kita memakai WiFi gratisan itu untuk membuka akun perbankan. Hm, bahaya banget.
      WiFi gratisan juga bisa dipakai pembuat virus untuk menyebarkan program jahat (Malware) atau sebut saja virus komputer. Jangan kira virus-virus sekarang hanya dibuat untuk melumpuhkan komputer. 
      Penjahat siber memakai virus untuk menjadikan komputer kita seperti zombie. Komputer kita bisa dipantau dari jarak jauh, sehingga informasi apapun yang kita simpan di komputer bisa diaksesnya. 
      Ada lagi modus lain pembobol. Mereka memancing korban dengan membuat koneksi WiFi gratis, padahal itu jebakan. WiFi mobile bisa dibuat dengan mudah sekarang, bahkan dengan smartphone pun sudah umum. 
      Mereka yang terjebak, akan dengan mudah diobok-obok oleh pembobol. Bahaya, guys! 
      Lalu, bagaimana cara memproteksi diri sendiri? 
       
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy