Jump to content
  1. manuvoping

    manuvoping

  • Similar Content

    • By Ricky_06
      Twitter akhirnya meluncurkan Super Follow untuk semua pengguna iOS. Fitur ini sebelumnya mulai bergulir September lalu di Amerika Serikat dan Kanada.
      "Saatnya Super Following - semuanya di dunia di iOS sekarang memiliki opsi untuk Super Follow kreator terpilih," tulis akun resmi Twitter Support, dikutip Selasa (2/11/2021).
      Dilansir The Verge, fitur baru Twitter ini memungkinkan pengguna untuk memonetisasi akun mereka, dan membuat konten eksklusif lewat langganan bulanan.
      Fitur tersebut pertama kali diumumkan pada Februari dan mulai diluncurkan ke kreator terpilih pada September 2021.
      Syarat Minimum
       
      Menurut SensorTower, dalam dua pekan pertama peluncurannya, setidaknya sudah ada US$ 6 ribu yang masuk dari pelanggan fitur tersebut.
      Mereka yang ingin memonetisasi akunnya lewat Super Follow harus memenuhi persyaratan minimum sesuai kebijakan Twitter.
      Pengguna harus berusia 18 tahun ke atas, memiliki setidaknya 10 ribu pengikut, serta sudah mencuit hingga 25 kali dalam 30 hari terakhir. Jika diterima, mereka harus mencuit minimal 25 tweet setiap satu bulan.
      Pembagian Pendapatan
       
      Pengguna memenuhi syarat untuk mendapatkan hingga 97 persen pendapatan dari langganan Super Follow mereka setelah biaya pembelian dalam aplikasi, dengan Twitter mengambil tiga persen.
      Apabila kreator sukses mengumpulkan US$ 50 ribu, mereka bisa memperoleh 80 persen pendapatan setelah biaya pembelian dalam aplikasi, dan Twitter akan meningkatkan bagiannya hingga 20 persen dari pendapatan ke depannya.
      Sementara, follower yang berlangganan suatu akun lewat Super Follow (atau dalam hal ini disebut Super Follower), akan mendapatkan akses ke konten bonus dan mendapatkan lencana sehingga mudah dikenali.
      Twitter pun mengatakan mereka akan memperluas Super Follow ini ke Android dan pengguna web.
    • By peter_hutomo
      Halaman YouTube berbahasa Jerman milik Rusia ''RT'' dihapus pada Selasa (28/09) karena dianggap melanggar kebijakan tentang misinformasi COVID-19. Rusia mengancam akan ''membalas'' dengan memblokir YouTube.
      YouTube menghapus saluran berbahasa Jerman milik Rusia, Rusia Today (RT), pada Selasa (28/09), karena channel itu melanggar kebijakan misinformasi COVID-19.
      "YouTube selalu memiliki pedoman komunitas yang jelas yang menguraikan apa yang diizinkan di platform," kata juru bicara YouTube kepada DW.
      Awalnya saluran Jerman RT mendapat teguran karena mengunggah konten yang melanggar kebijakan misinformasi COVID-19 YouTube. Akibatnya RT dilarang posting selama seminggu.
      RT kemudian menggunakan channel kedua yang juga berbahasa Jerman, "Der Fehlende Part" (DFP/Bagian yang Hilang), untuk menghindari penangguhan.
      RT DE (nama RT dalam bahasa Jerman) "mencoba untuk menghindari penegakan hukum dengan menggunakan saluran lain, dan akibatnya kedua saluran tersebut dihentikan karena melanggar Persyaratan Layanan YouTube," kata juru bicara tersebut.
      Rusia mengancam akan blokir YouTube
      Kementerian Luar Negeri Rusia mengancam akan "membalas" YouTube dengan memblokir platform tersebut. Kemenlu Rusia mengatakan penghapusan RT dari YouTube sebagai ‘'agresi informasi yang belum pernah terjadi sebelumnya''.
      Roskomnadzor, badan eksekutif federal Rusia yang bertanggung jawab untuk mengawasi media massa di negara itu, mengirim surat ke Google, ‘‘menuntut agar semua pembatasan dicabut.‘‘
      Layanan pers agensi Rusia itu juga meminta adanya penjelasan alasan penerapan larangan tersebut.
      Google menghadapi ancaman denda hingga 1 juta rubel (Rp196 juta) jika menolak untuk membuka blokir saluran YouTube RT, kata Roskomnadzor.
      Margarita Simonyan, pemimpin redaksi RT, menanggapi larangan tersebut dalam sebuah twit: "Ini adalah perang media nyata yang dideklarasikan oleh negara Jerman kepada negara Rusia," katanya.
      Dia kemudian meminta Rusia untuk merespons dengan melarang media pemerintah Jerman, termasuk DW.
      Menanggapi hal itu, pemerintah Jerman mengatakan "tidak ada hubungannya" dengan keputusan YouTube.
      "Siapa pun yang menyerukan pembalasan seperti itu tidak menunjukkan hubungan yang baik dengan kebebasan pers," kata juru bicara Kanselir Angela Merkel, Steffen Seibert, seraya menambahkan bahwa tindakan YouTube "bukanlah tindakan negara."
      YouTube dimiliki oleh konglomerat teknologi AS Alphabet Inc, yang juga memiliki Google. 
      YouTube blokir konten anti-vaksin
      YouTube mengatakan "tidak mengizinkan konten tentang COVID-19 yang menimbulkan risiko bahaya serius yang mengerikan."
      Selain itu, YouTube mengatakan tidak mengizinkan konten yang menyebarkan misinformasi medis yang "bertentangan dengan informasi medis otoritas kesehatan setempat atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang COVID-19."
      YouTube akan melarang video apa pun berisikan konten anti-vaksin, serta yang mengklaim bahwa vaksin yang disetujui oleh otoritas kesehatan tidak efektif atau berbahaya. 
      YouTube sebelumnya memblokir video yang membuat klaim tentang vaksin virus corona, tetapi tidak untuk vaksin lain seperti campak atau cacar air.
      YouTube juga melarang konten dari tokoh anti-vaksin terkenal, termasuk Robert F. Kennedy Jr. dan Joseph Mercola.
    • By ega
      Google mengganti logo Gmail dari yang semula berbentuk amplop putih dengan tepian merah menjadi sebuah logo yang kini terasa lebih 'Google banget'.
      Logo baru Gmail kini menyerupai huruf M besar dengan bentuk mirip amplop, tetapi hadir dengan empat warna ciri khas Google. Warna warni yang dimaksud ada biru, merah, kuning, dan hijau.
      Logo baru Gmail ini cocok dan senada dengan logo Google, Google Maps, Google Photos, Chrome, dan produk-produk Google lainnya. Dengan logo baru Gmail ini, tak ada lagi amplop lawas khas Gmail.
      Fast Company melaporkan, Google sebelumnya mempertimbangkan untuk menghapus logo bentuk M sama sekali atau menghapus warna merah Gmail sepenuhnya. Namun, mereka yang terlibat dalam riset pengguna tak senang dengan perubahan tersebut.
      Pertahankan Huruf M
      Riset ini kemudian membantu Google menyadari, amplop dari logo Gmail bukanlah elemen desain yang penting. Dengan begitu, memungkinkan tim untuk bereksperimen dengan mempertahankan huruf M serta menambah palet warna tradisional Google.
      Logo baru Gmail ini masih terasa didominasi warna merah, dengan sedikit sentuhan warna kuning, biru, dan hijau di masing-masing lengkungan huruf M.
      G Suite Jadi Google Workspace

      Google juga sebelumnya mengubah logo Kalender, Docs, Meet, dan Spreadsheet agar sesuai dengan desain baru Gmail ini.
      Logo baru ini merupakan bagian dari perubahan lebih luas dari perangkat lunak G Suite Google yang kini diubah namanya menjadi Google Workspace.
      Google pun tengah mencoba menggabungkan Gmail, Chat, dan Docs ke dalam satu lokasi pusat untuk bisa lebih bersaing dengan Microsoft Office, terutama Outlook yang lebih terintegrasi.
    • By jeruk_purut
      Kapan lagi pakai iPhone buat buka pintu mobil
      Sebagai perusahaan teknologi ternama, Apple terus menerus memperbarui sistem operasi mereka. Kali ini, Apple telah mempersiapkan iOS 14 yang akan segera diluncurkan pada September 2020 mendatang ke para pengguna iPhone.
      Pihak Apple mengatakan bahwa pembaruan iOS 14 ini adalah update terbesar yang pernah mereka lakukan. Hal ini karena Apple akan menghadirkan Home Screen yang telah di-desain ulang menjadi lebih menarik.

      “iOS 14 mengubah elemen paling ikonik dari pengalaman iPhone, dimulai dengan pembaruan terbesar yang pernah kami buat di Home Screen,” kata Wakil Presiden Senior Apple, Craig Federighi dilansir dari CNBC Indonesia.
      Tidak hanya Home Screen yang akan dipercantik, banyak fitur baru yang akan dihadirkan Apple demi memberikan kenyamanan lebih dalam menggunakan perangkat iPhone.
      Apa saja fitur barunya?
      Widget

      Mungkin Widget sudah lo temukan di iPhone pada iOS sebelumnya. Kali ini Apple mendesain ulang Widget iPhone persis dengan cara kerja di Apple Watch.
      Jadi lo bisa menempatkan Widget di Home Screen dalam berbagai ukuran.
      App Library

      Kalau yang ini adalah fitur baru untuk mengorganisir aplikasi ke dalam file berbeda secara otomatis. Terlebih pengguna iPhone bisa mengakses tanpa harus menampilkannya di Home Screen.
      App Clips

      Katanya sih fitur ini bakal memudahkan pengguna mengunduh banyak file besar. Bahkan Apple pun mengklaim prosesnya yang ringan dan cepat.
      Siri

      Siri terkadang bisa jadi teman ngobrol lo saat sedang kesepian. Namun, kali ini Apple membuat Siri datang 20 kali lebih cepat dari biasanya.
      Bahkan kini Siri bisa membantu lo mengirim pesan dalam format audio.
      Messages

      Aplikasi Messages kali ini akan menghadirkan memoji berdasarkan usia, fitur pin untuk mengutamakan chat paling penting selalu berada di paling atas, dan fitur group yang membentuk percakapan dalam sebuah ruang kelompok tertentu.
      Maps

      Maps juga mungkin sudah lama dalam iOS Apple sebelumnya. Namun sekarang Maps ada fitur baru berupa Guides yang memberikan panduan berbagai tempat dengan informasi paling update.
      Selain itu juga ada fitur Cycling yang membantu pesepeda memberikan panduan jalur sepeda.
      Terakhir ada EV Routing yang memberikan informasi tentang tempat pengisian daya untuk mobil listrik.
      Translate

      Buat lo yang suka gak ngerti kalau temennya ngobrol pakai bahasa Inggris, sekarang Apple akan memudahkan lo mengerti apa yang dibicarakan teman lo dengan menerjemahkan percakapan tersebut.
      CarPlay

      Apple memberikan wallpaper supaya tampilan CarPlay bisa lebih menarik. Fitur paling unik adalah kini iPhone lo bisa berfungsi sebagai kunci mobil.
    • By theblue
      Virus Corona COVID-19 telah dinyatakan sebagai wabah yang pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Perusahaan teknologi besar seperti Google dan Twitter memperbolehkan karyawannya dari rumah.
      Sejak Kamis (12/3/2020) Google sudah memandatkan 300.000 karyawannya untuk bekerja dari rumah. Khususnya untuk karyawan yang berbasis di Inggris, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Sebagai antisipasi penyebaran covid-19 atau virus corona.
      Pemberlakuan kerja dari rumah itu akan dilakukan sampai pemberitahuan lebih lanjut oleh Google.
      Google mengatakan, satu-satunya wilayah yang tersisa menjalankan bisnis seperti biasanya pada saat ini adalah Amerika Latin.
      Selain itu, Google juga telah memberi tahu lebih dari 100.000 karyawannya di Amerika Utara untuk tetap di rumah di tengah virus itu hingga setidaknya 10 April.
      CEO Google, Sundar Pichai dan CFO Google, Ruth Porat, mendesak karyawan untuk tetap termotivasi untuk menjalankan infrastruktur global Google di tengah perubahan besar dan kekhawatiran seputar penyebaran virus.
      "Kami tahu ini adalah waktu yang sangat meresahkan bagi semua orang," kata Pichai dalam email internal, pekan lalu. Ia menambahkan bahwa perusahaan memiliki tim keamanan dan ketahanan yang siap menjalankan pusat komando 24 jam untuk membantu para eksekutif memantau situasi penyebaran corona.
      Perusahaan teknologi Twitter juga menerapkan hal yang seperti Google. Twittermemutuskan untuk mewajibkan 4.900 karyawan bekerja dari rumah untuk menghadang penyebaran virus corona COVID-19 yang telah menyebar ke banyak negara.
      Dalam postingan di blog resmi perusahaan, Twitter mengatakan, "Kebijakan kerja dari rumah ini bersifat wajib karena perusahaan memiliki tanggung jawab untuk mendukung komunitas perusahaan dan mereka yang rentan," ujar perusahaan seperti dilansir dari CNBC International, Kamis (12/3/2020).
      "Kami memahami bahwa ini adalah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi ini adalah saat yang belum pernah terjadi sebelumnya," lanjutnya.
      Twitter mengatakan mereka akan terus membayar kontraktor dan membayar karyawan per jam yang tidak dapat melakukan tugas mereka saat bekerja dari rumah.
×
×
  • Create New...